SUARA PEMBARUAN DAILY

Takut Dicubit

 Rafi  [Foto: Fadil Abbas]

Rafi, salah satu dramer cilik Indonesia semakin berkiprah dalam dunia musik. Gebukan drumnya kini terasa lebih mantap dibandingkan tahun lalu. Bocah usia 10 tahun itu juga telah mehyelesaikan album rekamannya Can't Stop The Best di Los Angeles, Amerika Serikat. Menurut rencana album perdananya itu akan beredar awal April tahun ini.

Saat ditanya pengalamannya di negeri "Paman Sam" itu, Rafi mengatakan dia tak banyak mengalami banyak masalah. Dia bahkan mengaku lebih banyak makan. Saat jalan-jalan. Rafi juga bertemu dengan sejumlah pemusik.

Mengapa memilih musik jazz? "Saya memang sekarang suka musik jazz. Lebih bervariasi," ujarnya polos.

Dalam rekamannya di AS, Rafi memainkan musik bersama sejumlah pemusik AS dengan menampilkan lagu Bengawan Solo karya Gesang dan Burung Camar karya Aryono. "Saya suka lagu Bengawan Solo karena saya memang orang Solo," kata Rafi lagi.

Dia juga rajin ikut tur musik ke berbagai kota besar di Indonesia. Rafi yang bertubuh gempal ini sering dikejar-kejar penggemarnya hingga ke hotel tempat dia menginap. Namun hal itu ternyata membuat Rafi takut. Dia takut dicubit gadis-gadis remaja yang mengaguminya. "Habis cubitan mereka membuat bagian tubuh saya buru-biru," katanya mengakui. [FA/B-8]


Last modified: 9/3/07