![Achmad Sutjipto [Foto: Dok Pembaruan]](09achmad.gif)
[JAKARTA] Satuan Tugas (Satgas) Pelatnas SEA Games Thailand 2007 melarang keras pengurus cabang olahraga secara langsung memberangkatkan atletnya untuk mengikuti try out ke luar negeri. Uji coba atlet Pelatnas SEA Games ke mancanegara harus sepengetahuan serta di bawah koordinasi Satgas Pelatnas, dan atletnya juga harus menjalani tes khusus terlebih dahulu.
Hal tersebut dikemukakan Ketua Satgas Pelatnas SEA Games Tahiland 2007, Achmad Sutjipto di Jakarta, Kamis (8/3). "Kalau mereka ingin dibiayai pemerintah kami syaratkan ada tes khusus. Tapi kalau atas dasar biaya sendiri, silakan saja. Tapi yang jelas apabila PB mau melakukan try out , mereka harus koordinasi dulu dengan Satgas Pelatnas," tegasnya.
Sutjipto mengatakan, pihaknya berlaku tegas demikian karena tidak ingin atlet yang diberangkatkan sembarangan. Mereka yang diberangkatkan harus memenuhi standar kualitas berkaitan dengan kesehatan sebagai atlit yang profesional. Dengan demikian kelak di arena pertandingan, mereka mempunyai daya juang yang tinggi."Kami ingin mengetahui terlebih dahulu bagaimana fisiknya secara keseluruhan. Tidak asal-asalan memilih atlet walaupun mungkin dianggap berprestasi,"' tambahnya.
Sutjipto mencontohkan selama ini PB Pertina (tinju amatir nasional) sebagai wadah olahraga tinju, tidak pernah memberitahukan program tersebut. Terlebih lagi bila akan berniat ke luar negeri. Pihaknya akan mengatur bila memang berniat uji coba jauh-jauh sebelumnya kendati pelatnas masih dalam persiapan.
Menurut mantan Kasal tersebut, saat ini Pelatnas belum memasuki tahapan uji coba, melainkan masih dalam tahap persiapan umum. Di persiapan umum saja, kata dia, masih banyak cabang olahraga yang belum beres melakukannya. Lebih lanjut dia menjelaskan, di tahap persiapan khusus nantinya seorang atlit yang akan dikirim harus melalui tahapan-tahapan tertentu. Mulai dari persiapan tes kesehatan secara total, mengetahui VO 2 Max, hingga yang berkaitan dengan loyalitas, totalitas tentang cabangnya sehingga mempunyai daya saing tinggi.
Pihak Satgas nantinya akan memberi batasan waktu paling lambat 20 Maret nanti untuk setiap cabang yang ingin mengirimkan atletnya harus melalui tahapan itu.
Ditanya apakah prosedur ini tidak bertele-tele, sementara pelaksanaan SEA Games tinggal hitungan bulan. Sutjipto menganggap hal itu tidak ada masalah. Sebab setelah sang atlet melalui tahapan itu, pelaksanaan Pelatnas tinggal landas. Artinya, cabang olahraga bebas memilih dimana saja mereka akan melakukan uji tanding. [M-17]