SUARA PEMBARUAN DAILY

All England

Tak Ada Lagi Ganda Putra

Nova Widianto/Lilyana Natsir [Foto: Dok Pembaruan]

[BIRMINGHAM] Ganda putra Indonesia tak menyisakan wakilnya pada turnamen bulutangkis Superseries All England, menyusul tersingkirnya dua ganda andalan Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto dan Markis Kido/Hendra Setiawan.

Markis/Hendra yang bertanding Kamis (8/3) waktu setempat atau Jumat (9/3) dini hari WIB, di National Indoor Arena, Birmingham, gagal maju ke perempat final setelah dikalahkan ganda Korea Selatan, Han Sang Hoon/Yoo Yeon Seong 20-22, 19-21. Kekalahan itu membuat Markis/Hendra gagal memperbaiki hasil tahun lalu yang juga tersingkir di putaran kedua.

Kekalahan yang diderita ganda peringkat tiga dunia tersebut menyusul seniornya Luluk/Alvent yang tersingkir lebih dulu setelah gagal membalas kekalahan di final Asian Games dari Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Luluk/Alvent kalah dari pasangan Malaysia itu 20-22, 15-21.

Mantan duet di Pelatnas, Tony Gunawan (AS)/Candra Wijaya (Indonesia) berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah mengalahkan pasangan Tiongkok, Gou Zhendong/He Hanbin 13-21, 21-18, 21-13.

Di ganda campuran, unggulan utama Nova Widianto/Lilyana Natsir tanpa banyak kesulitan melaju ke perempat final setelah menang atas pasangan Inggris, Liza Parker/Robin Middleton 21-16, 21-14.

Ganda campuran peringkat satu dunia yang tahun lalu mencapai semifinal itu akan memperebutkan tempat di babak empat besar turnamen berhadiah US$ 200.000 tersebut dengan duet muda dari Tiongkok He Hanbin/Yu Yang yang menundukkan ganda Korsel Lee Jae Jin/Lee Hyo Jung 21-10, 22-21.

Flandy/Vita Gagal

Sayangnya, kemenangan mereka tidak diikuti pasangan Flandy Limpele/Vita Marissa yang dikalahkan duet Korea Hwang Yu Mi/Lee Yong Dae. Juara Jepang Terbuka itu kalah 20-22, 9-21.

Selain Nova/Lilyana, pemain lain yang berhasil lolos ke perempat final, adalah tunggal putra Sony Dwi Kuncoro serta ganda putri Greysia/Vita Marissa.

Sony memastikan diri maju ke perempat final All England setelah menumbangkan mantan juara yang juga peringkat sembilan dunia Muhd Hafiz Hashim dari Malaysia 21-11, 21-14. "Sebenarnya kemenangan ini sudah saya nantikan karena ini balas dendam saya ke dia waktu saya kalah di Korea Terbuka (Superseries)," ujar Sony. Soal pertemuannya dengan juara bertahan Lin Dan di babak perempat final, Sony yakin bisa meraih kemenangan. "Saya yakin bisa menang, doakan ya," kata tiga kali juara Asia (2002, 2003, dan 2005) tersebut.

Kemenangan Sony atas Hafiz di Birmingham tersebut memperbaiki rekor kemenangannya dalam pertemuan mereka menjadi 2-3 dari lima pertandingan. Satu kemenangan sebelumnya diraih Sony saat keduanya bertemu di Kejuaraan Asian 2004.

Sony menjadi satu-satunya tunggal putra Pelatnas yang tersisa dalam turnamen Superseries tersebut menyusul pengunduran diri Taufik Hidayat dan tersingkirnya Simon Santoso yang ditundukkan Lin Dan 14-21, 18-21.

Satu-satunya ganda putri Pelatnas yang tersisa, pasangan Greysia Polii/Vita Marissa juga berhasil maju ke perempat final setelah mengalahkan pasangan Inggris unggulan 5/8 Gail Emms/Donna Kellogg dua set langsung 21-18, 21-18.

Pada babak delapan besar, pasangan finalis Superseries Malaysia Terbuka itu akan bertemu unggulan 3/4 Wei Yili/Zhang Yawen dari Tiongkok yang mengalahkan Imogen Bankier/Emma Mason dari Skotlandia 21-9, 21-9. [W-11]


Last modified: 8/3/07