
Pemain klub Sevilla (Spanyol), Alexander Kerzhacov (kiri) dihadang kiper Shakhtar Donetsk, Shust yang membuat wasit menjatuhkan penalti pada pertandingan pertama babak perdelapan final Piala UEFA di Stadion Sanchez Pizjuan di Sevilla, Spanyol, kamis (8/3) malam. Pertandingan berakhir imbang 2-2. [AFP/ Cristina Quicler]

[LONDON] Empat klub wakil Spanyol di ajang Piala UEFA, Sevilla, Espanyol, Celta Vigo, dan Osasuna tidak bisa berbicara banyak. Kuartet tim "Matador" ternyata kedodoran dalam menghadapi lawan-lawan mereka pada pertandingan pertama babak perdelapan final Piala UEFA, Kamis (8/3) malam atau Jumat (9/3) dini hari WIB.
Sevilla, sang juara bertahan Piala UEFA dan juga penguasa sementara Liga Spanyol, ternyata tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Shaktar Donetsk (Ukraina) dan harus puas bermain imbang 2-2.
Lebih memalukan lagi, nasib yang dialami Celta Vigo. Vigo yang juga bertindak sebagai tuan rumah, dipermalukan tamunya Werder Bremen (Jerman) 0-1. Sementara dua wakil Spanyol lainnya, Espanyol dan Osasuna yang melakukan pertandingan tandang, harus puas bermain imbang dengan lawan-lawan mereka. Espanyol ditahan Maccabi Haifa (Israel) tanpa gol (0-0), sedangkan Osasuna bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Glasgow Rangers (Skotlandia).
Dari delapan pertandingan yang digelar di babak perdelapan final pertama ini, sukses digapai "The Magpies" Newcastle United (Inggris).
Bermain di kandangnya sendiri, Stadion St James Park, Newcastle, Inggris, tuan rumah menang 4-2 atas AZ Alkmaar (Belanda). Yang membanggakan lagi, sukses Newcastle diikuti wakil Inggris lainnya, "The White" Tottenham Hotspur yang mengalahkan tuan rumah Braga (Portugal) 3-2.
Pada pertandingan lainnya, dua wakil Prancis, Lens dan Paris St Germain berhasil menggapai kemenangan. Lens mengalahkan tamunya Bayer Leverkusen (Jerman) 2-1 dan St Germain menghancurkan Benfica (Portugal) juga dengan skor 2-1.
Penalti
Di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, sekitar 40.000 penonton yang rata-rata adalah pendukung tuan rumah, sempat dibuat khawatir oleh permainan cepat, taktis, dan pantang menyerah yang ditampilkan pasukan Donetsk.
Sevilla menguasai jalannya pertandingan di babak pertama. Bahkan mereka mampu unggul lebih dahulu saat pertandingan baru bergulir delapan menit lewat gol tendangan penalti yang dilepaskan Jose Luis Marti, pasukan Donetsk tidak patah arang.
Hadiah penalti diberikan wasit Viktor Kassai (Hungaria) setelah Alexander Kerzhakov diganjal kiper tim tamu, Bohdan Shust. Namun, ketinggalan 0-1 tidak membuat pasukan Donetsk menyerah. Bahkan dari sebuah alur serangan yang cepat, Donetsk berhasil membuat gol balasan sepuluh menit setelah Marti melakukan eksekusi penalti. Gol balasan Donetsk dicetak Tomas Huebschman lewat tendangan kerasnya dari jarak dekat memanfaatkan bola silang hasil tendangan sudut.
Pada babak kedua, gawang tuan rumah yang dikawal kiper Andres Palop, diguncang gol kedua Donetsk yang dicetak Francelino Matulazem di menit ke-60 melalui penalti. Tim Sevilla terselamatkan setelah Enzo Maresca mendapat hadiah tendangan penalti dari wasit di menit ke-88.
Di Kota Vigo, Bremen membuka peluang mereka lolos ke babak perempat final setelah mengalahkan tuan rumah 1-0. Gol tunggal kemenangan klub Jerman tersebut dicetak Hugo Almeida di menit ke-84.
Di Stadion Ibrox Park, Glasgow, Skotlandia, tim tamu Osasuna nyaris memenangkan pertandingan karena gol Raul Garcia yang terjadi di menit ke-17, sempat bertahan hingga pertandingan memasuki menit ke-90. Sayangnya, saat injury time (menit ke-92), gol balasan Rangers terjadi lewat Brahim Hemdani. [AP/F-4]