SUARA PEMBARUAN DAILY
Pilkada Kabupaten Bekasi

KPUD: Seluruh Logistik Telah Didistribusikan

[JAKARTA] Dua hari menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, seluruh bahan logistik dipastikan telah didistribusikan ke seluruh tempat pemungutan suara (TPS). Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bekasi, Adi Susila, kepada Pembaruan, Jumat (9/3) pagi, mengatakan, 2.800 TPS yang tersebar di 187 desa dalam 23 kecamatan telah menerima bahan logistik.

Bahan-bahan tersebut, di antaranya surat suara, paku, bantalan coblosan, dan tinta. "Total surat suara yang kita siapkan mencapai lebih dari 1,4 juta lembar. Sedangkan jumlah warga yang tercatat sebagai pemilih ada sebanyak 1.439.987 orang," katanya.

Selain menyiapkan surat suara sesuai jumlah pemilih, lanjut dia, pihaknya juga menyiapkan surat suara cadangan sebanyak 2,5 persen atau sekitar 36.000 lembar. "Semua surat suara itu juga sudah didistribusikan ke TPS," tambahnya.

Dijelaskan Adi, KPUD juga telah menyiapkan 15 TPS khusus yang dibangun disejumlah lokasi, seperti rumah sakit, terminal, dan kawasan-kawasan industri lainnya. Diharapkan, adanya TPS khusus tersebut akan membantu warga yang terdaftar sebagai pemilih untuk dapat memberikan suaranya.

Sedangkan mengenai pengamanan, Kapolres Bekasi AKBP Purwadi Ariyanto, yang dihubungi terpisah mengatakan, sekitar 3.100 anggota polisi telah disiapkan untuk mengamankan kondisi sebelum hingga sesudah masa pemungutan suara. "Sudah termasuk anggota Polres Bekasi yang mencapai 1.300 anggota. Beruntung, kita juga mendapat bantuan dari Polda Metro Jaya dan seluruh Polres yang ada dibawah Polda," katanya.

Dengan kekuatan anggota, lanjut dia, pihaknya berharap tidak akan ada gangguan keamanan menjelang dan selama proses pemungutan suara berlangsung.

"Serangan Fajar"

Sementara itu, Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah (Panwas Pilkada) Kabupaten Bekasi akan mewaspasdai kemungkinan terjadinya praktik serangan fajar yang dilakukan tim sukses para pasangan calon beberapa saat menjelang waktu pemungutan suara. "Kemungkinan adanya kekacauan sebelum pencoblosan tetap ada. Oleh karena itu, kita akan memperketat pengamanan dan pengawasan," kata Ketua Panwas Pilkada, Rahmat Baraji, di Bekasi, Kamis (8/3).

Ditambahkan, Panwas juga saat ini sedang membersihkan atribut kampanye yang masih banyak terlihat di berbagai lokasi. Atribut-atribut kampanye, seperti spanduk, baliho, dan pamflet tersebut, ditargetkan akan bersih pada malam ini.

Sedangkan untuk pelanggaran yang dilakukan para pasangan calon selama masa kampanye, lanjut dia, Panwas Pilkada telah mendata sejumlah bentuk pelanggaran. Namun, tuturnya, pelanggaran-pelanggaran tersebut masih seputar pelanggaran administratif.

"Belum ada pelanggaran pidana yang dilaporkan kepada KPUD. Sejauh ini, baru pelanggaran administratif, seperti kampanye di luar jadwal, pegawai negeri sipil aktif turun kampanye, atau penggunaan fasilitas dinas untuk kampanye," katanya.

Seluruh pelanggaran yang telah didata tersebut, lanjut Rahmat, telah dilaporkan pihaknya kepada KPUD. [P-11]


Last modified: 8/3/07