[JAKARTA] Sebagian besar pedagang lama eks Pasar Melawai mulai resah, karena omset yang didapatnya selama berdagang di tempat penampungan menurun drastis. Karena itu, mereka berharap pembangunan Blok M Square sebagai pengganti pasar yang terbakar Agustus 2005 lalu, tidak mendapat hambatan.
Menurut salah seorang pedagang lama, Dekki Idris di Jakarta, akhir pekan lalu, rekan-rekannya saat ini tidak tahan berdagang di penampungan karenak lokasinya tidak menguntungkan. "Oleh karena itu, kami berharap agar pembangunan Blok M Square tetap dilaksanakan sehingga aktivitas perdagangan dapat berjalan lancar kembali. Kondisi di penampungan saat ini penuh sesak dan tidak layak sehingga para pembeli enggan berlama-lama untuk berbelanja. Sebenarnya, adanya konflik ini semakin merugikan pedagang," ujar dia.
Hal senada diungkapkan pedagang lainnya, Wirmansyah, yang juga tergabung dalam Kopema (Koperasi Pedagang Pusat Melawai) mendukung sepenuhnya pembangunan Blok M Square. Dia menilai, fasilitas, kenyamanan, dan keberadaan Blok M Square dapat menjadi daya tarik masyarakat untuk berbelanja sehingga tentunya akan mendongkrak omzet mereka nantinya.
Menanggapi segelintir pedagang yang menolak pembangunan tersebut, pihaknya menyarankan agar dilakukan langkah win-win solution. Diungkapkan, selama ini, PD Pasar Jaya sangat akomodatif untuk mencarikan jalan keluar terhadap pihak yang menolak pembangunan melalui jalan musyawarah.
Asisten Menejer Humas PD Pasar Jaya Nurman Adhi mengungkapkan, proyek pembangunan Blok M Square akan tetap terus dilaksanakan, karena itu tidak ada alasan dan celah untuk menghentikan maupun menggagalkan pembangunan. [M-16]