SUARA PEMBARUAN DAILY

Adendum

Dari Konsultan ke "Koex System"

Terapi membuat peserta sehat. [Foto-foto: Arief Suharto]

Bob Soelaiman Effendi.

Bicara soal Koex System tak pelak lagi bicara tentang Bob Soelaiman Effendi. Computer Engineer & Technology Consultant, yang juga kakak kandung aktor Dede Yusuf Effendi itulah yang menciptakan Koex System itu.

Pada tahun 1990, saat jadi pejabat di Cognitive Technology Corporation Cambridge, Massachusetts, AS, dia mendalami pengetahuan tentang mind body spirit. Pada 1992, ketika kembali ke Indonesia, Bob mengembangkan pengetahuannya tersebut menjadi sebuah teknik terapi yang akhirnya dikenal sebagai Koex.

"Saya tertarik kepada metode tersebut, lalu saya coba terapkan dan saya kembangkan," katanya. Metode tersebut dikembangkan dengan tujuan mencari jalan yang mudah, aman dan alami untuk dapat mengoptimalisasikan kemampuan manusia sehingga tubuh dan jiwa menjadi sehat. Bob juga sadar, hampir sebagian besar penyakit diakibatkan oleh jiwa yang tidak seimbang atau perilaku yang tidak sehat. Oleh sebab itu Bob mencari jalan bagaimana mengolah tubuh sehingga dapat mengembangkan kekuatan terpendam pada diri setiap manusia.

Awalnya, kata Koex berasal dari CO (Consciousness) dan Ex (Expansion). Maksudnya adalah penggalian kekuatan yang terpendam di dalam diri manusia dengan menciptakan keseimbangan yang dinamis antara emosi, akal dan spiritual.

Ketidakseimbangan

Menurut Bob, sakit yang terjadi ada tubuh manusia adalah akibat ketidakseimbangan. Penyebabnya seperti marah, penyesalan, kesedihan, penyangkalan, paranoida, depresi, dan stres yang melebihi batas optimal. Itu semua berakhir pada disharmoni yang akan menurunkan fungsi tubuh sehingga akan jatuh sakit atau sering juga terjadi perubahan perilaku negatif.

Koex itu bisa dilakukan oleh siapa saja tidak ada batasan umur, tempatnya juga bisa dilakukan di mana saja. Dalam pelatihan akan difokuskan pada pemrograman mental, keseimbangan emosi, akal, spiritual. Berikutnya pernapasan, relaksasi, dan meditasi, pembukaan dan peningkatan energi, serta penajaman indera keenam.

Bob menambahkan, kalau dalam tubuh manusia sudah merasakan beberapa gejala, seperti merasa letih terus biarpun sudah tidur dengan cukup waktu, susah tidur, kaki dan tangan dingin, sering terkena gangguan pencernaan, sulit konsentrasi, mudah sakit, punggung dan pinggul sering nyeri, waktu datang bulan tidak teratur dan sering sakit, stres, tekanan darah tinggi, jantung berdebar-debar, mata berkedip-kedip berlebihan, pusing dan libido menurun, maka itu sudah dianggap tidak sehat lagi.

Untuk mengatasinya adalah dengan melakukan latihan Koex sampai beberapa waktu. Sudah ratusan orang mengikuti metode itu, termasuk di Yayasan Asa Bangsa. Bahkan kini menurut Bob, pesertanya itu mengajar lagi di tempat lain. Metode itu berkembang di berbagai lapisan. [Ars/A-18]


Last modified: 21/12/06