
Menkominfo Sofyan A Djalil, Rabu (20/12) menandatangani prasasti SD Karanggayam, Piyungan, Bantul, Yogyakarta, yang dibangun kembali oleh Komunitas Pos dan Telekomunikasi. Wakil Gubernur DI Yogyakarta, Paku Alam IX (tidak tampak) bersama Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Postel), Dr Ir Basuki Yusuf Iskandar, dan para pimpinan operator telepon seluler ikut menyaksikan penandatanganan ini. [Pembaruan/Marselius Rombe Baan]
[YOGYAKARTA] Kepedulian masyarakat atas pendidikan, merupakan kontribusi yang besar terhadap kemajuan bangsa. Melalui pendidikan, harkat dan martabat manusia bisa ditingkatkan. Karena itu, kepedulian masyarakat terhadap dunia pendidikan perlu terus dibangun dan ditumbuhkan.
Hal itu dikemukakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Sofyan A Djalil ketika meresmikan taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) Karanggayam, di Dusun Karanggayam, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Rabu (20/12). Sekolah tersebut merupakan salah satu yang roboh akibat gempa 27 Mei 2006, kemudian dibangun kembali dengan sumbangan Komunitas Pos dan Telekomunikasi (Postel).
Sofyan A Djalil memuji kepedulian Komunitas Pos dan Telekomunikasi yang terdiri dari Kantor Direktorat Pos dan Telekomunikasi, PT Telkom, PT Pos Indonesia, PT Indosat, PT Bakrie Telecom, PT Exelcomindo, Hutchinson Telecommunication, Natrial Telepon Seluler, PT Telkomsel, serta sejumlah vendor industri telepon seluler, seperti Nokia dan Siemens.
"Kepedulian Komunitas Postel terhadap pendidikan ini sangat baik, mudah-mudahan komunitas masyarakat lainnya mempunyai komitmen yang sama,'' ujar Menkominfo.
Ketua Program Peduli Sosial Komunitas Postel, Piether Singkali dalam laporannya menyebutkan pembangunan kembali sekolah yang roboh akibat gempa itu menelan dana sebesar Rp 671, 59 juta. Sumbangan itu merupakan wujud kepedulian atas gempa Yogyakarta dan Jawa Tengah melalui koordinasi Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi.
Sekolah yang dibangun dengan rangka baja dan atap asbes itu terdiri dari enam ruang kelas dan masin-masing satu ruang untuk perpustakaan/komputer, guru, usaha kesehatan sekolah (UKS), tamu, dan gudang. Komunitas Postel juga menyumbangkan 19 unit komputer.
Hikmah
Wakil Gubernur DI Yogyakarta, Paku Alam IX menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian Komunitas Postel tersebut. Menurutnya, di balik musibah ada hikmah yang bisa dipetik, yakni mengalirnya solidaritas dari segala tempat kepada masyarakat korban gempa.
"Musibah ini telah mengundang rasa simpati dan empati, termasuk dari Komunitas Postel. Mudah-mudahan kepedulian ini memacu semangat masyarakat lainnya, dan menggiatkan semangat belajar anak-anak di TK dan SD Karanggayam, Piyungan, Bantul, sehingga bisa memajukan pendidikan Yogyakarta dan bangsa Indonesia pada umumnya,'' ujar Paku Alam IX.
Sementara itu, Kepala SD Karanggayam, Radjiman yang ditemui Pembaruan juga menyampaikan rasa syukur dengan selesainya pembangunan kembali sekolah. Dia berharap, 116 murid yang diasuh tujuh orang guru dan selama ini belajar di tenda dan ruang darurat, bisa segera belajar dengan tenang. [152/M-15]