![Samsons meraih lima penghargaan Anugerah Musik Indonesia. [Pembaruan/Ruht Semiono]](21amiawa.gif)
alam penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2006 yang berlangsung Rabu (20/12) malam di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta sepertinya menjadi milik Samsons. Grup yang digawangi oleh Bams Reguna Bukit (vokal), Irfan Aulia (gitar), Erik Partogi Siagian (gitar), Chandra Christanto (dram), dan Aldri Dataviadi (bas) itu berhasil meraup lima penghargaan dari tujuh nominasi yang mereka dapatkan.
Penghargaan itu adalah untuk kategori Duo/Grup Pop Terbaik, Album Pop Terbaik, Pendatang Baru Terbaik, dan Album Terbaik Terbaik. Selain itu grup yang dibentuk pada 14 Juli 2003 itu juga mendapat satu penghargaan khusus yakni Ringbacktone (RBT) Award.
"Kami tidak menyangka akan mendapat penghargaan ini. Satu harapan kami, musik Indonesia bisa bebas dari pembajakan," ucap Irfan Aulia, gitaris sekaligus pencipta lagu-lagu Samsons usai menerima piala RBT Award, penghargaan khusus yang diberikan untuk lagu yang paling banyak di-download oleh media telepon genggam.
Album debut Samsons Naluri Lelaki dengan single Kenangan Terindah menuai angka penjualan nada sambung pri- badi (ring back tone) sebanyak 2,1 juta aktivasi. Artinya ada 2,1 juta pelanggan telepon genggam yang memakai lagu ter- sebut sebagai nada sambung pribadinya.
Keberhasilan Samsons ini menjadi tonggak baru lahirnya satu generasi baru di dunia musik Indonesia, setelah Jamrud, Dewa 19, Sheila On 7, Padi, dan Peterpan. Hal itu terlihat dari peta nominasi, menunjukkan persaingan ketat antara generasi Samsons dan Nidji dengan para senior seperti Dewa 19, Peterpan, Ungu, Ada Band, bahkan Iwan Fals. Misalnya pada kategori Album Terbaik Terbaik, album Naluri Lelaki, berhadapan dengan Melayang da- ri Ungu, Republik Cinta dari Dewa 19, Romantic Rhapsody dari Ada Band dan Whaddup A dari Agnes Monica.
Demikian juga pada kategori Album Pop Terbaik, album debut Samsons itu bersaing ketat dengan album Breakhtru' dari Nidji, Melayang, Whaddup A, dan album soundtrack Alexandria dari Peterpan.
Seperti disebut Tantowi Yahya, bahwa penghargaan AMI memang mengikuti tren musik yang terkini. Termasuk penghargaan untuk ring back tone tersebut. "Award yang baik harus bisa menjadi potret dari industri musik pada saat itu," kata Tantowi yang merupakan Ketua Yayasan AMI.
Once dan Ratu
Selain Samsons, yang malam itu terlihat mengkoleksi piala AMI terbanyak adalah Once dan grup Ratu yang masing-masing meraih dua penghargaan. Once sebagai Artis Solo Pria Pop Terbaik dan Lagu Pop Terbaik untuk lagu Dealova, soundtrack dari film berjudul sama. Ini merupakan penghargaan pertama bagi Once di luar grup Dewa 19. "Saya belum merasa pantas sebenarnya disebut penyanyi solo, soalnya baru dua lagu yang berhasil saya buat untuk itu," ucap Once ketika menerima penghargaan Artis Solo Pria Terbaik di bidang Pop dari Ahmad Dhani dan Maia Ahmad.
Di bidang dangdut, penyanyi Vety Vera dan Inul Daratista yang berjaya. Vety meraih penghargaan untuk Artis Solo Wanita Terbaik. Selain itu lagu Suratan Cintaku miliknya, meraih Penata Musik Terbaik. Sedangkan Inul Daratista meraih penghargaan sebagai Artis Wanita Terbaik untuk bidang dangdut kontemporer.
Sementara grup Ungu yang sempat diunggulkan karena meraih sembilan nominasi, harus pulang dengan tangan hampa. Demikian juga Agnes Monica yang juga menjadi nomine pada sembilan kategori harus puas dengan membawa pulang penghargaan Artis Pop Wanita Terbaik.
Yang cukup beruntung adalah duo Ratu meraih penghargaan sebagai Produser Album Rekaman Terbaik untuk Maia Ahmad. "Ini penghargaaan yang di luar dugaan. Meski Ratu mau dibubarkan, ternyata masih mendapat penghargaan. Semoga tidak dibubarkan, yah," ucap Maia Ahmad selaku produser album No1 dari Ratu itu.
Malam penganugerahan AMI ke-10 itu terlihat lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu terlihat dari banyaknya artis dan musisi yang hadir meski tidak masuk nominasi ataupun menang. Di antaranya ada Armand Maulana, Dewi Gita, Iwa K, Andien, Tompi, serta grup Peterpan dan Sheila On 7.
Sajian acara juga berlangsung meriah terutama dengan tema kolaborasi. Seperti tampilnya one milion voices, yakni kolaborasi lima vokalis dari grup yang berhasil mencetak penjualan lebih dari satu juta kopi yakni Once Dewa, Duta SO7, Ariel Peterpan, Krisyanto Jamrud, dan Fadli Padi. Kolaborasi di bidang rock ada Kikan dan Seriues Band, serta dari jazz ada Tompi dan Andien. Semua dengan musik garapan Erwin Gutawa.
Acara yang dipandu Shanty, Dik Doank,, dan Tora Sudiro itu juga memberikan penghargaan khusus lain. Pertama penghargaan khusus untuk artis Indonesia yang go international yang diberikan kepada Anggun. Kemudian penghargaan lifetime achievement award untuk artis yang telah mengabdikan diri di dunia musik selama 25 tahun, kali ini diberikan kepada Vina Panduwinata. [W-10]