SUARA PEMBARUAN DAILY

Pemodal Rusia Siap Investasi US$ 2 Miliar

[JAKARTA] Investor strategis asal Rusia, Altimo, akan menginvestasikan dananya sebesar US$ 2 miliar di sektor telekomunikasi Indonesia. Langkah ini ditempuh karena perusahaan tersebut melihat potensi pasar telekomunikasi Indonesia sangat prospektif.

Demikian dikatakanVice President Altimo Krill Babaev di Jakarta, Rabu (20/12). Pasar telekomunikasi Asia seperti Indonesia dan Vietnam sangat menjanjikan. Selain penetrasinya masih kecil, populasi penduduk yang besar merupakan potensi pasar yang besar.

Ia menjelaskan, di Rusia penetrasi pasar telekomunikasinya telah mencapai 100 persen. Sedangkan, di Asia khususnya Indonesia masih rendah dan harga produk telekomunikasi juga masih tinggi. "Ini merupakan peluang bagi kami tapi juga bagi bangsa Indonesia untuk bisa menikmati komunikasi dengan biaya yang murah. Dengan demikian, kedua belah pihak bisa mendapatkan keuntungan," tandasnya.

Sementara itu, Vice President Altimo lainnya, Andrey Zemnitsky mengatakan, pihaknya belum berpikir untuk membentuk perusahaan sendiri tetapi lebih cenderung mencari mitra lokal untuk bekerja sama mengembangkan industri telekomunikasi di sini.

Ia berpendapat, kondisi politik dan ekonomi Indonesia saat ini sudah cukup kondusif bagi Altimo untuk menanamkan modalnya. "Indonesia dan Rusia memiliki banyak kesamaan dalam menjalankan bisnis. Karena itu, kami melihat penegakan hukum, kondisi politik, dan ekonomi bukan suatu masalah bagi kami," tuturnya.

Kepala Perwakilan Altimo di Indonesia, Soeharto menambahkan, Altimo sudah melakukan observasi satu tahun dan akhirnya memutuskan untuk masuk di bisnis telekomunikasi Indonesia. Untuk itu, secara resmi Altimo telah membuka kantor perwakilannya di Indonesia, Selasa (19/12).

"Ini kesempatan bagus. Apalagi, Rusia dan Indonesia merupakan teman lama," ujarnya. [N-3]


Last modified: 20/12/06