SUARA PEMBARUAN DAILY

PSMS Siap Kubur Harapan Persija

[JAKARTA] Para pemain Persija Jakarta harus memperjuangkan peluangnya untuk menembus babak final turmamen sepakbola Piala Emas Bang Yos IV-2006 dengan ekstra keras. Pasalnya, Tim PSMS Medan yang akan dihadapi Persija pada babak semifinal di Stadion Lebak Bulus, Rabu (13/12) mulai pukul 15.30 WIB, sudah menebarkan ancaman bahwa tim "Ayam Kinantan" akan mengubur harapan anak-anak "Macan Kemayoran".

"Dari materi pemain, kekuatan Persija mungkin masih di atas kami, akan tetapi bukan berarti mereka akan mampu mengungguli kami," ungkap Ramli Lubis, manajer tim PSMS Medan, Selasa (12/12) sore. Kendati demikian, wakil wali kota Medan ini tetap merasa mantap karena dapat menurunkan seluruh materi pemain terbaiknya.

"Anak-anak merasa yakin bisa memberikan perlawanan terbaik melawan Persija besok (hari ini-red), karena sejak berangkat dari Medan kami bertekad untuk membawa pulang kembali piala Bang Yos ini buat ketiga kalinya ke Medan," tambah asisten manajer Randiman Tarigan.

Tim Persija juga mencanangkan target untuk meraih gelar juara kedua kalinya di turnamen ini. Namun, harapan Persija untuk meraih gelar kedua kalinya bisa saja terganjal oleh tekad keras anak-anak Medan. Apalagi, tim "Macan Kemayoran" dinilai akan kehilangan daya dobrak akibat tidak bisa dimainkannya Javier Rocha, karena terkena kartu merah pada laga melawan PSIS Semarang, Senin (11/12) lalu. Masih untung tim Persija tetap bisa menurunkan Abanda Herman, karena hukuman dua kartu kuningnya dihapuskan.

Kubu Persija sendiri merasa tidak akan terkendala oleh absennya Javier Rocha. "Kami masih bisa menurunkan kombinasi pemain terbaik," janji Isman Jasulmei, asisten pelatih tim Persija.

Isman Jasulmei juga menyatakan bahwa laga timnya dengan PSMS merupakan salah satu duel klasik yang selalu menyita perhatian pendukung fanatik kedua tim. Walau demikian, dia tetap mengharapkan belasan ribu pendukung Persija dari Jakmania bisa bersikap fair dan tidak sekedar sekedar memberikan sokongan yang membabi-buta. "Biarlah kemenangan ditentukan dari penampilan terbaik kedua tim," harap Isman Jasulmei.

Selain Persia versus PSMS pada malam harinya digelar partai semifinal lainnya antara Persik Kediri melawan PSIS Semarang. Tim Persik Kediri tidak menganggap pertarungannya dengan PSIS.

"Bukan partai revans," tegas Daniel Rukito, pelatih tim "Macan Putih" Persik Kediri, Selasa (12/12) sore. "Baru bisa dibilang partai balas dendam kalau kami sudah sama-sama punya komposisi pemain yang pas, sekarang kan belum. Semua tim di sini masih coba-coba, sehingga turnamen ini juga menjadi arena ujicoba untuk perekrutan pemain," jelas Daniel Rukito.

Persik dua kali mengalahkan PSIS Semarang pada dua pertemuan terakhir mereka di ajang kompetisi Liga Djarum Indonesia 2006, yakni 3-0 di babak penyisihan grup delapan besar dan 2-1 di laga puncak di Stadion Manahan, Solo.

Kubu PSIS Semarang melalui manajer timnya, Yoyok Sukawi, sebelumnya memang mengatakan kalau kekuatan Persik masih diatas mereka. "Wah, kalau perimbangan kekuatan, Persik di atas kami dong. Mereka layak difavoritkan. Kami toh hanya menjadikan turnamen ini sebagai arena ujicoba," kata Yoyok Sukawi. [F-4]


Last modified: 12/12/06