SUARA PEMBARUAN DAILY

Bukopin Perbaiki Komposisi DPK

Direktur Pelayanan dan Distribusi Bank Bukopin, Agus Hernawan (kiri) bersama Direktur Konsumer Bukopin Lamira S Parwedi (tengah), dan Direktur Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi Bukopin, Sulistyohadi memegang gambar seusai peluncuran program tabungan Siaga Bukopin berhadiah New BMW 320i di Jakarta, Selasa (12/12). [Pembaruan/Charles Ulag]

[JAKARTA] PT Bank Bukopin Tbk memperbaiki komposisi dana pihak ketiga (DPK) dengan menyeimbangkan struktur dana murah dalam bentuk tabungan dan giro dibanding dana mahal dalam bentuk deposito. Upaya menyeimbangkan struktur pendanaan tersebut dimaksudkan untuk menurunkan Cost of Fund/CoF (biaya pengelolaan dana).

Direktur Konsumer Bank Bukopin, Lamira Septini Parwedi seusai peluncuran tabungan Siaga Bukopin berhadiah New BMW 320i di Jakarta, Selasa (12/12) mengatakan, manajemen menargetkan pertumbuhan DPK 20 persen pada 2007. Khusus untuk produk tabungan, ditargetkan tumbuh 25 persen hingga 30 persen. Per September 2006, DPK yang dimiliki Bukopin mencapai Rp 21,59 triliun dengan dana di tabungan sekitar Rp 2 triliun atau 10 persen.

"Dari sisi suku bunga, tabungan memberikan bunga yang lebih rendah dibandingkan deposito. Kita ingin agar komposisi ini bisa seimbang dengan meningkatkan simpanan nasabah di tabungan," kata Lamira.

Salah satu strategi untuk meningkatkan jumlah nasabah yang menempatkan dananya di tabungan yakni mengikutkan para penabung dalam program undian BMW setiap dua minggu.

"Jadi kita berharap agar semuanya bertambah. Nasabah bertambah dan jumlah tabungan juga bertambah," ujarnya. Total aset Bank Bukopin per September 2006 mencapai Rp 26,34 triliun atau meningkat 40,18 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan aset terutama disebabkan kenaikan dana pihak ketiga Rp 6,84 triliun atau 46,37 persen. [B-15]


Last modified: 13/12/06