[JAYAPURA] Tim Panitia Otonomi Khusus (Pansus Otsus) DPRD Pemprov Bali melakukan kunjungan kerja ke DPRP (Dewan Perwakilan Rakyat Papua) untuk mendapat masukan merampungkan naskah akademis Otsus Bali. Masukan dari Papua danggap penting karena provinsi iniyang telah diberi Otsus oleh pemerintah pusat.
"Kami ingin belajar banyak dari Papua. Terutama perjuangan Papua meraih otsus karena kami juga tengah berjuang supaya Bali diberi hal yang sama," ujar Ketua Pansus Otsus DPRD Pemprov Bali, Made Arimbawa SH saat bertemu anggota DPR Papua, Senin (2/10).
Arimbawa menjelaskan, kunjungannya selama tiga hari bersama 30 anggota dari DPRD Pemprov Bali karena, pihaknya ingin mendapat penjelasan proses penyusunan naskah akademis sekaligus setrategi khusus dari DPR Papua sehingga sukses meraih Otsus. Sekarang ini naskah akademis Otsus Bali tengah dirancang Tim Ahli yang berasal dari kalangan akademis yakni dari Universitas Udayana (Unud), praktisi pariwisata dan unsur pers.
Memenuhi permintaan dari Pansus Otsus Bali terkait Otsus, Wakil Ketua DPRP, Komarudin Watubun SH mengatakan, perjuangan Papua meraih Otsus melalui proses panjang dan perjuangan yang tidak mengenal lelah. Termasuk dalam penyusunan naskah akademis yang diserahkan kepada para pakar dari Univesitas Cendrawasih (Uncen) untuk merampungkan naskah aka- demis tersebut.
Koordinator Tim Ahli Pansus Otsus Bali, Prof Dr Wayan Supartha yang mendampingi rombongan Pansus Otsus Bali berkunjung di Papua mengatakan, pihaknya bersama tujuh anggota tim ahli tengah melakukan penyusunan draf Otsus Bali berikut pokok-pokok pikirannya.
Supartha mengatakan, dalam draf yang disusun ada beberapa talenta yang dinilai sangat pas untuk mem- perjuangkan Bali meraih Otsus. [137]