SUARA PEMBARUAN DAILY

Pekan Depan Eksodus Warga Papua ke Australia

[SYDNEY] Dalam beberapa pekan mendatang diduga bakal terjadi eksodus warga Papua ke Australia. Tujuan kedatangan mereka ke Australia sama seperti yang dilakukan 43 warga Papua sebelumnya, yaitu untuk mencari suaka.

Rencana kedatangan sejumlah warga Papua itu disampaikan oleh Presiden Otoritas Nasional Papua Barat (West Papua National Authority), Edison Waromi, seperti diberitakan Radio ABC, Selasa (3/10). Dia mengatakan, langkah para pencari suaka tersebut dilakukan agar mendapatkan perhatian dan dukungan dalam perjuangan kemerdekaan Papua. Dia juga tengah menyatukan perbedaan dari sejumlah kelompok pejuang kemerdekaan Papua.

Pernyataan Waromi tersebut keluar setelah hampir 10 bulan lalu sebanyak 43 warga Papua mencari suaka di Australia. Kasus itu sempat menimbulkan ketegangan hubungan Indonesia dan Australia.

"Saya dapat katakan bahwa akan lebih banyak warga Papua yang akan meninggalkan Papua. Tetapi saya tidak dapat memastikan hari dan waktunya. Sebab, jika saya katakan, Jakarta akan memantau secara ketat perairan selatan. Jadi, saya hanya bisa katakan kalau akan terjadi eksodus dalam beberapa pekan mendatang," kata Waromi.

Dalam kasus 43 pencari suaka asal Papua, Indonesia sempat menarik sementara Duta Besar RI untuk Australia, Hamzah Thayeb sebagai bentuk protes atas izin menetap sementara yang diberikan Australia. Namun, menurut Dubes Thayeb beberapa waktu lalu, kasus 43 pencari suaka itu membuat hubungan Indonesia-Australia berada pada tingkatan yang lebih dewasa.

Waromi menegaskan, para pencari suaka tersebut memilih Australia agar persoalan Papua menjadi tuntas melalui penyelesaian yang damai dan jujur. [AP/H-12]


Last modified: 3/10/06