SUARA PEMBARUAN DAILY

Adendum

"Outlet" Indonesia di Butik Paris

Winie Astuti

Foox Paris Outlet [Foto-foto: Arief Suharto]

Tidak dimungkiri, Paris, di Prancis, adalah surga bagi pehobi belanja dan fashion. Berbagai perlengkapan dan aksesoris bisa didapatkan di kota romantis itu. Sebut saja berbagai tempat yang selalu jadi pusat kunjungan karena keindahan dan sejarahnya, seperti Notre Dame dan Menara Eiffel tentunya.

Bagi orang Indonesia penyuka mode, baik itu pemakai, desainer, model dan pengamat, belum lengkap rasanya kalau belum datang ke Paris. Sebab itu tidak mengherankan bila ada kesempatan, pasti mereka berusaha untuk mampir.

Di Paris, terutama di pusat-pusat perbelanjaan, orang bisa dengan mudah mendapatkan rumah-rumah mode yang menyajikan berbagai perlengkapan, seperti sepatu, parfum, tas, dan pakaian dari perancang-perancang dunia seperti Lancome, Chopard, Christian Dior dan masih banyak lagi. Itu tentunya bukan hal yang sulit buat penyuka mode. Asalkan ada uang, tinggal masuk ke suatu rumah mode, mencari barang yang sesuai selera.

Lain halnya bagi penyuka belanja yang tidak berlimpah uang. Namun, karena sudah memproklamasikan diri sebagai surga mode, Paris pun memberi tempat bagi butik yang menyediakan barang-barang asli dengan harga miring. Coba saja di Champs-Elysees, tepatnya di 36 rue Marbeuf 75008, terdapat sebuah butik bernama Foox Paris Outlet. Tempat itu menyediakan berbagai aksesoris, pakaian, dan kelengkapan lainnya dengan harga murah.

Yang menarik di tempat itu disediakan Section Indonesia, yang akan melayani pembeli dengan bahasa Indonesia. Winie Astuti, koordinator bidang tersebut, menceritakan seksi itu dibentuk karena banyaknya pembeli asal Indonesia. Winie yang ditemui di Plasa Senayan, dalam kunjungan ke Jakarta, menjelaskan perusahaannya merekrut orang-orang yang bisa berbahasa Indonesia untuk keperluan itu.

"Selain bisa membuat pembeli nyaman, seperti di kampung sendiri, di tempat itu juga memberikan potongan harga 12 persen hanya dengan menunjukkan paspor Indonesia," katanya.

Seksi Indonesia itu diadakan karena melihat begitu banyak turis asal Indonesia yang datang berbelanja, apalagi pada saat liburan seperti Natal atau akhir tahun. "Bukan hal yang asing kalau kita melihat wanita asal Indonesia yang masuk keluar toko di sekitar tempat itu sambil membawa daftar barang yang akan dibeli untuk oleh-oleh ataupun titipan orang lain," kata ibu dua anak yang sudah menetap di Perancis selama 20 tahun itu.

Menolong

Pengalaman Winie selama memegang seksi tersebut cukup unik. Ia bukan saja melayani pembeli dan menjelaskan soal harga dan produk, tapi juga memberikan informasi mengenai hotel atau tempat makan yang murah. "Malah kami beberapa kali menolong wisatawan Indonesia yang kehilangan paspor, mengurus kelebihan bagasi, sampai kesulitan saat booking hotel," kata Winie bangga.

Untuk melayani semua kegiatan tersebut, seksi itu memiliki enam pemandu. Bila saat liburan tiba, jumlah yang direkrut bisa mencapai 14 orang. "Sebab di musim itu rombongan dari Indonesia sangat banyak," katanya.

Kalau datang tanpa rombongan, Winie malah sering memberikan info mengenai tempat-tempat wisata yang bagus untuk dikunjungi. "Yang saya jelaskan selain tempat wisata, juga cara mencapai tempat tersebut. Tinggal pilih mau naik bus, taksi atau kereta. Outlet kami juga menyediakan peta jalur wisata dengan bahasa Indonesia," katanya.

Begitu dekatnya dengan wisatawan Indonesia, sampai-sampai Winie juga harus menerima kenyataan sering dihubungi jauh-jauh hari oleh orang-orang yang hendak pergi ke Paris. Ada yang minta jemput di bandara, minta penjelasan hotel, ataupun keperluan lain. Untuk itu Winie mempergunakan telepon seluler dengan nomor Indonesia. Winie bahkan tidak pelit membagi untuk pembaca.

Berminat? Hubungi saja via SMS ke nomor 081514355326. [Ars/A-18]


Last modified: 23/9/06