Sedikitnya enam hektare hutan pinus di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kalirajut Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebasen dan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur, Jumat (22/9) terbakar.
Kebakaran ini menimbulkan asap tebal, sehingga para pemakai jalan di Kebasen dan Rawalo terganggu asap tebal. Kendaraan dari arah Cilacap - Purwokerto dan sebaliknya harus berjalan pelan karena tertutup asap. Kebakaran ini berhasil diatasi pada petang hari, sehingga tidak merembet ke hutan jati yang letaknya bersebelahan.
Pemadaman api sulit dilakukan, karena angin bertiup kencang. Si jago merah menlalap rumput- rumput dan ranting-ranting kering.
Walaupun ratusan warga dan petugas Perhutani serta Polsek setempat dikerahkan, tapi butuh waktu lima jam lebih untuk memadamkannya. Kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Humas KPH Banyumas Timur, Agung Riyanto mengatakan, areal hutan yang terparah kebakarannya adalah petak 44 D di wilayah RPH Kalirajut.
Menurut Agung, luas hutan pinus di RPH ini 51 hektare. Jadi yang terbakar hampir sepuluh persennya. Penyebabnya diduga putung rokok yang dibuang di dekat tumpukan rumput dan ranting kering. [WMO/W-8]

Ribuan massa pendukung pasangan calon gubernur (cagub) Irsjad Djuwaeli dan calon wakil gubernur (cawagub) Mas Achmad Daniri, Jumat (22/9) melakukan aksi unjuk rasa di KPU Banten guna mendesak agar Irsjad yang menurut hasil tes kesehatan yang dilakukan tim Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banten tidak memenuhi syarat kesehatan harus diloloskan menjadi Cagub Banten karena hasil tes di RS Harapan Kita, Irsjad dinyatakan sehat. [Pembaruan/Laurens Dami]