SUARA PEMBARUAN DAILY

Resolusi Nuklir Israel Gagal

[WINA] Draf resolusi Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) tentang program nuklir Israel yang diusulkan oleh sejumlah negara Arab gagal untuk disetujui. Sejumlah negara yang tergabung dalam IAEA, terutama yang bersekutu dengan Israel, tidak setuju kalau diadakan pemungutan suara terhadap draf resolusi itu.

Sejumlah negara, Jumat (22/9), yang hadir dalam pertemuan tahunan IAEA menyatakan tidak setuju terhadap isi draf resolusi yang diusulkan negara-negara Arab itu. Salah satu isi draf itu adalah meminta Israel untuk bergabung dengan Traktat Nonproliferasi Nuklir.

Dalam sesi terakhir pertemuan IAEA yang telah berlangsung sepekan itu, diadopsi resolusi lain yang bersifat tidak mengikat. Isi resolusi itu meminta seluruh negara-negara di Timur Tengah untuk menerima kehadiran pengawas IAEA.

Negara-negara Timur Tengah juga diminta untuk segera membentuk kawasan bebas senjata nuklir. Hanya Israel dan Amerika Serikat (AS) yang tidak setuju dengan resolusi itu.

Sedangkan draf resolusi yang ditawarkan Arab dan didukung Iran menyebut program nuklir Israel sebagai ancaman di kawasan. Namun, sebanyak 45 negara tidak setuju kalau dilakukan pemungutan suara terhadap draf resolusi itu.

Negara-negara yang menolak pemungutan suara itu antara lain AS, Israel, Prancis, Jerman, dan Inggris. Yang memilih abstain antara lain China, Rusia, dan Nigeria. Sebanyak 15 negara Arab mendukung resolusi itu. Mereka berharap, keberadaan resolusi itu dapat mengingatkan Israel terhadap keamanan di kawasan. [AP/O-1]


Last modified: 23/9/06