Sejumlah menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), akan ikut bersaing dalam turnamen tenis yang memperebutkan Piala Ketua DPR, yang diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan HUT RI dan MPR/DPR ke-61. "Turnamen ini diharapkan bisa meningkatkan silahturahmi dikalangan politisi DPR dan para pejabat lembaga eksekutif," kata Djoko Poerwongemboro, panitia turnamen tenis Piala Ketua DPR ke-5, di Jakarta, Kamis (7/9).
Dikatakan, biarpun disediakan hadiah dalam bentuk uang tunai, turnamen tidak diharapkan sebagai ajang memperebutkan hadiah. Lebih jauh, akan menjadi arena kompetisi persaingan yang dilandasi nilai-nilai sportivitas. Selain berhak atas Piala Ketua DPR, pemenang pertama akan mendapat uang tunai Rp 10 juta, pemenang kedua Rp 7,5 juta, sementara juara bersama ketiga dan keempat masing-masing Rp 5 juta. [B-14]
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten masih menunggu rampungnya penyidikan kasus dugaan mark up pembebasan lahan untuk perluasan Bandara Soekarno-Hatta senilai Rp 2,537 miliar oleh penyidik Polda Metro Jaya. Hingga kini status penanganan perkara itu masih dalam taraf melengkapi berkas perkara.
"Kami sudah memberi masukan kepada penyidik Polda Metro Jaya terkait masalah formil dan materiil pemberkasan sebagaimana yang diatur oleh KUHP," ujar Kepala Kejati Banten, Kamal Sofyan Nasution, di Serang, baru-baru ini.
Dikatakan, sesuai prosedur, penyidik diberi batas waktu 14 hari guna melengkapi berkas perkara. Namun, bila tenggat yang ditetapkan itu molor, Kejati juga tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu penyidik menyerahkan berkas perkara itu. [149]