[SURABAYA] Departemen Kesehatan memberi bantuan 200 pos kesehatan pesantren (poskestren) di Jawa Timur. Penyerahan secara simbolis dilakukan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Ponpes Langitan, Tuban, Jumat (8/9). Bantuan diberikan untuk menumbuh kembangkan perilaku hidup bersih dan sehat bagi warga ponpes maupun masyarakat sekitarnya sehingga mereka terbiasa hidup sehat dalam menjalankan aktivitasnya.
"Ke depan mudah-mudahan program ini bisa dilaksanakan di 14.798 pesantren di Indonesia,'' kata menteri seusai menyerahkan bantuan tersebut.
Menurut Siti Fadilah Supari, pada tahap pertama, akan diberikan bantuan sebanyak lima unit poskestren. Masing-masing bangunan bertipe 54 sebanyak tiga unit senilai Rp 219 juta, dan tipe 36 sebanyak 2 unit senilai Rp 110 juta. Sisanya akan diserahkan secara bertahap dan direncanakan selesai pada akhir 2006.
Poskestren merupakan Usaha Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) dari, oleh dan untuk masyarakat. Tentunya dengan lingkungan ponpes sesuai realisasi keputusan bersama pada September 2002 lalu antara Menkes, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri tentang peningkatan kesehatan di ponpes atau institusi keagamaan lainnya.
Pelayanan Poskestren difokuskan pada kegiatan peningkatan kesehatan, pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Sedangkan untuk kegiatan pengobatan secara terbatas rujukan kasus dan rehabilitatif atau pemulihan kesehatan dapat dilakukan lewat kerja sama dengan puskesmas setempat. [080]