[JAKARTA] Masyarakat harus mencegah terjadinya pemakaian dan peredaran narkoba oleh anggota keluarga atau tetangga rumah. Untuk mencegah narkoba harus dimulai dari keluarga. Para orang tua harus mewaspadai dan menjaga anak-anak jangan sampai tersandung narkoba.
Imbauan itu disampaikan Wakapolri Komjen Pol Adang Daradjatun ketika bersilaturahmi dengan warga kompleks Polri, di Kelurahan Pengadegan, Jakarta Selatan, Jumat (8/9). Dia setiap Jumat mendatangi asrama atau perumahan Polri serta masyarakat untuk berkampanye mengenai pentingnya Perpolisian Masyarakat (Community Policing).
Dikatakan, kalau tidak ada orang membeli narkoba, pasti produsen atau pengedar narkoba menjadi malas untuk menjual barang haram itu. Karena pembelinya banyak, Indonesia digolongkan tinggi peredaran narkobanya, bahkan pabrik terbesar ketiga di dunia ada di Indonesia.
Semua keluarga harus mengatakan perang terhadap narkoba. Kalau narkoba sebagai musuh utama masyarakat, masyarakat harus bekerja sama dengan polisi mencegah dan menangkap pengedar atau pemakai narkoba. Kerja antara polisi dan masyarakat dalam mengatasi kejahatan inilah yang dinamakan perpolisian masyarakat, katanya.
Diminta masyarakat berhenti memproduksi dan menjual petasan. Mulai sekarang Polri melarang keras memproduksi dan menjual petasan karena dalam kenyataannya, petasan justru disalahgunakan. [E-8]