[TANGERANG] Bambang Irianto [30], karyawan PT Pertamina, ditemukan tewas dalam keadaan terikat di Jl Bhayangkara, Tanah Merah Pakulonan, Serpong, Jumat (8/9) dini hari. Istrinya, Warsini (25), ditemukan pula dalam keadaan sekarat di lapangan bola, Kampung Kayu Gede Pakujaya Serpong, sekitar dua kilometer dari ditemukannya mayat Bambang.
Diduga, suami-istri warga Kampung Poris Plawad, Cipondoh itu dibunuh dan dianiaya oleh orang dekat karena dendam.
Keterangan yang dihimpun menyebutkan, Kamis (7/9) malam pukul 23.30 WIB, Bambang dijemput oleh seorang laki-laki dan mengajaknya pergi dengan mengendarai sepeda motor milik korban. Tidak diketahui alasan kepergian maupun tujuan keduanya.
Lewat satu jam kemudian, lelaki yang kini buron dan dalam pengejaran polisi itu, kembali ke rumah korban dan menemui istri korban Warsini. Kali ini, dia mengabarkan korban Bambang mengalami kecelakaan sehingga dia meminta istrinya datang.
Merasa kenal, korban tidak curiga dan segera mengikuti ajakan pelaku. Bahkan, saat akan berganti pakaian dan mengambil dompet pun, korban tidak diperbolehkan dengan mengatakan harus buru-buru.
Dalam perjalanan bersama pelaku, Warsini sempat merasa curiga karena dia tidak segera dipertemukan dengan suaminya, melainkan hanya diajak berputar-putar tanpa tujuan.
Setibanya di lapangan bola, pelaku pura-pura buang air kecil. Tiba-tiba pelaku menyerang korban dengan sebilah pisau dari arah belakang. Korban dianiaya. Pelaku menduga korban sudah meninggal dan pelaku kabur. Sepeninggal pelaku, korban yang yang terluka parah berteriak minta tolong. Tak lama, warga sekitar berdatangan. Ia dibawa ke Rumah Sakit Bakti Asih Ciledug. Hingga kini, kondisi korban masih kritis.
Kepala Polisi Sektor Serpong, Ajun Komisaris Susatyo Purnomo Chondro membenarkan adanya peristiwa pembunuhan dan penganiayaan tersebut. [132]