SUARA PEMBARUAN DAILY

New York Masih Jadi Sasaran Terorisme

Gubernur New York, George Pataki (kanan), memerhatikan desain tiga gedung baru WTC dalam sebuah acara resepsi di New York, Jumat (8/9). Tinggi ketiga gedung baru yang akan dibangun itu mulai dari 946 kaki hingga 1.350 kaki. Ketiga gedung itu akan tetap menjadi gedung tertinggi di New York. [Foto: AFP]

[NEW YORK] Lima tahun setelah serangan teror ke World Trade Centre (WTC) pada 11 September 2001 lalu, kelompok ekstremis Islam termasuk Hisbullah, masih menjadikan Kota New York sebagai sasaran utama teror.

Kepala Antiterorisme Kepolisian New York (NYPD) Richard Falkenrath, di Washington, Kamis (7/9), mengatakan, apa yang direncanakan itu merupakan sesuatu yang sudah permanen. "Ini sebuah kesimpulan yang sudah jelas dan ini tidak menyenangkan, tetapi saya benar-benar percaya atas kebenaran informasi ini," katanya.

Pihak NYPD mengingatkan para pimpinan eksekutif agar melakukan upaya keras menghentikan ancaman terorisme, terutama membuat mekanisme keamanan yang ketat menjelang Sidang Majelis PBB yang akan digelar beberapa hari lagi.

Sejauh ini pihak kepolisian New York mengakui belum menemukan ancaman spesifik terhadap Sidang Majelis PBB yang sedianya digelar pada 12 September mendatang, namun dengan berkumpulnya sebagian pemimpin negara, maka itu membutuhkan pengamanan yang ketat.

Untuk itu, peningkatan patroli dan pengamanan kawasan yang bebas dari keramaian terus dilakukan terutama di lokasi yang akan digunakan dalam kaitan dengan pertemuan PBB. Seluruh kendaraan yang akan memasuki kawasan harus diperiksa terlebih dahulu untuk mencegah transportasi bahan peledak.

Sedangkan di wilayah Manhattan juga dilakukan pengamanan ketat atas sejumlah hotel yang akan digunakan untuk penginapan para delegasi. Penyelidikan pihak NYPD menyebutkan ancaman pihak Hisbullah tersebut benar-benar disiapkan dalam rangkaian serangan teroris bersama jaringan Al-Qaeda. Hisbullah yang mempunyai keterkaitan dengan Pemerintah Iran merupakan kelompok teroris versi Amerika Serikat. [AP/H-12]


Last modified: 8/9/06