SUARA PEMBARUAN DAILY

Pasien MS Asal Bekasi, Positif Flu Burung

[JAKARTA] Seorang pasien berinisial MS asal Cikarang Bekasi, Jawa Barat sudah dinyatakan positif terinfeksi flu burung berdasarkan hasil laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan (Balitbangkes Depkes). Kondisi pasien sudah sangat parah dan sudah kecil kemungkinan bisa tertolong.

Hal itu dikemukakan Direktur Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Dr Santoso Soeroso kepada Pembaruan di Jakarta, Selasa (8/8). ''MS tiba di RSPI sudah dalam kondisi yang sangat buruk pada Sabtu (5/8) malam sekitar pukul 20.55. Kondisi pasien sudah sangat parah, sempat membaik, tetapi kemudian memburuk,'' katanya.

Sebelumnya MS sempat dirawat di RS Annisa, Bekasi selama dua hari. Saat tiba di RSPI, kondisi MS sudah sangat lemah, kesadaran sudah menurun dan saturasi oksigen dalam darah mencapai 50. Padahal saturasi oksigen yang dibutuhkan agar orang hidup minimal 98.

Santoso memperkirakan kondisi MS saat dibawa ke RS sudah ada di antara stadium tiga dan empat. Berdasarkan ketentuan di Thailand, pada stadium satu penderita flu burung belum terkena tanpa radang paru. Kemudian pada stadium dua, sudah masuk pada radang paru sedang, tetapi tidak gagal nafas.

Sementara pada stadium tiga, sudah terjadi radang paru di kiri dan kanan dan gagal nafas. Dan stadium empat, radang paru, gagal nafas akut dan organ lain.

Menurut Santoso, berdasarkan pemeriksaan Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang dilakukan Balitbangkes Depkes, MS positif terinfeksi flu burung. Selama ini hasil laboratorium Balitbangkes 100 persen sama dengan hasil laboratorium kolaborasi WHO di Hong Kong dan Atlanta.

Sebelumnya, Menteri kesehatan menyatakan bahwa seseorang dikatakan positif menderita flu burung bila dua hasil laboratorium menyatakan positif. Saat ini ada tiga laboratorium di Indonesia yang melakukan pemeriksaan flu burung, yaitu Balitbangkes Depkes, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dan Naval Medical Research Unit (NAMRU) 2. [A-22]


Last modified: 7/8/06