SUARA PEMBARUAN DAILY

Siapa Terbaik di Piala Dunia 2006?

Kejuaraan sepakbola Piala Dunia 2006 di Jerman bukan melulu pertandingan. Pada perhelatan olahraga terheboh di bumi ini, Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) juga memberikan penghargaan kepada pemain dan tim yang dianggap bernilai lebih, dibandingkan kontestan lain. Kriteria pemberian penghargaan tidak hanya berpatokan pada aspek pertandingan saja.

Sedikitnya ada enam kategori penghargaan, yakni The Golden Shoe (sepatu emas) untuk pencetak gol terbanyak, The Golden Ball (bola emas) untuk pemain terbaik, Yashin Award bagi kiper terbaik, FIFA Fair Play Award untuk tim paling sportif, The Most Entertaining Team bagi tim paling atraktif, The Best Young Player untuk pemain muda terbaik yang usianya di bawah 21 tahun.

Penghargaan sepatu emas, dahulu bernama Golden Boot, pertama kali diberikan kepada pencetak gol terbanyak Piala Dunia 1930 di Uruguay. Pada Piala Dunia 1982 di Spanyol, Golden Boot berganti menjadi Golden Shoe. Penghargaan ini menjadi lebih komersial dengan masuknya perusahaan sepatu olahraga terkemuka Jerman, Adidas, sebagai sponsor utamanya.

Pemain pertama yang meraih penghargaan Golden Boot ialah Guillermo Stabile dari Argentina, yang mencetak delapan gol di Piala Dunia 1930. Pada Piala Dunia 2002 di Korea dan Jepang, penghargaan Golden Shoe diberikan kepada pemain tim Brasil, Ronaldo, yang juga mencetak delapan gol. Sepanjang berlangsungnya Piala Dunia dari 1930 hingga 2002, hanya dua pemain yang menjadi pencetak gol terbanyak hingga dua digit, yakni Sandor Kocsis (Hongaria/11 gol) di Piala Dunia Swiss 1954 dan Gerd Mueller (Jerman Barat/10 gol) pada Piala Dunia 1970 di Meksiko.

Pada Piala Dunia 2006 di Jerman, sejumlah nama disebut-sebut berpeluang meraih sepatu emas. Mereka ialah Miroslav Klose (Jerman) yang sudah mencetak empat gol, diikuti Ronaldo (Brasil/3 gol) yang juga berpeluang besar untuk kedua kalinya meraih sepatu emas.

Gianluigi Buffon  [AP/Andrew Medichini]

Lionel Messi [AP/Roberto Candia]

Bola Emas

Penghargaan Bola Emas diberikan kepada pemain yang dinilai berperan paling menonjol di timnya. Untuk pemilihan pemain terbaik ini, FIFA terlebih dahulu mengumumkan 10 nama pemain yang masuk nominasi, dan kemudian dipilih oleh wartawan. Pemain yang paling banyak mendapat suara, meraih penghargaan bola emas. Pemain yang berada di urutan kedua dalam pengumpulan suara mendapatkan bola perak. Sedangkan pemain peraih suara terbanyak ketiga mendapatkan bola perunggu.

Penghargaan Bola Emas pertama kali diberikan pada Piala Dunia 1982. Bola emas pertama jatuh ke tangan pemain Italia, Paolo Rossi, diikuti Falcao (Brasil) peraih bola perak, dan Karl-Heinz Rummenigge (Jerman Barat) meraih bola perunggu. Pemain bintang tim "Tango" Argentina, Diego Maradona pernah meraih bola emas pada Piala Dunia 1986 di Meksiko dan bola perunggu pada Piala Dunia 1990 di Italia. Bintang Brasil, Ronaldo juga pernah meraih bola emas di Piala Dunia 1998 (Prancis) dan bola perak pada Piala Dunia 2002 di Korsel dan Jepang.

Sebutan penghargaan The Yashin Award mengacu pada nama penjaga gawang legendaris Uni Soviet, Lev Yashin. Penghargaan bagi "benteng terakhir" ini baru diberikan pada Piala Dunia 1994 di AS. Peraih pertama adalah kiper Belgia, Michel Preud'homme, diikuti Fabien Barthez (Prancis) pada Piala Dunia 1998, dan Oliver Kahn di Piala Dunia 2002. Pada Piala Dunia kali ini, dua nama disebut-sebut calon kuat penerima, yakni Gianluigi Buffon (Italia) dan Dida (Brasil).

Penghargaan untuk tim fair play atau paling sportif mulai diberikan pada Piala Dunia 1978 di Argentina. Pemenangnya biasanya tim yang paling sedikit melakukan pelanggaran dan menerima kartu hukuman. Penghargaan ini hanya diberikan kepada tim yang lolos minimal hingga ke putaran kedua atau babak perdelapan final. Selain mendapatkan trofi, masing-masing pemain tim serta ofisial mendapatkan diploma dan medali. Mereka juga mendapatkan perlengkapan sepakbola seharga US$ 50.000. Tim pertama yang meraih penghargaan ini adalah Argentina. Pada Piala Dunia 2002 penghargaan ini diberikan kepada tim Belgia. Tim "Samba" Brasil dua kali menerima penghargaan ini, yaitu pada Piala Dunia 1982 dan 1986. Sementara tim Inggris, meraih penghargaan ini pada Piala Dunia 1990 dan 1998. Berdasarkan persyaratannya, tim Brasil dan Spanyol pantas dinominasikan pada Piala Dunia 2006 ini.

Penghargaan untuk tim yang penampilannya paling atraktif dalam menghibur publik (The Most Entertaining Team award) pertama kali diberikan pada Piala Dunia 1994 di AS. Para pemilih ialah masyarakat umum melalui poling. Brasil menjadi tim pertama yang merebut penghargaan ini, diikuti Prancis (1998), dan Korsel (2002).

Penghargaan pemain muda terbaik, Best Young Player Award, pertama kali diberikan pada Piala Dunia 2006 di Jerman. Disponsori produsen pisau cukur Gillete, penghargaan ini diberikan kepada pemain muda bertalenta tinggi yang lahir 1 Januari 1985 atau sesudahnya. Pemilih pemain muda terbaik ialah masyarakat umum melalui situs web FIFA World Cup. Sementara ini Lionel Messi dari Argentina yang baru berusia 19 tahun merupakan kandidat paling kuat. [Dari berbagai sumber/L-9]


Last modified: 29/6/06