
Petenis As, Andy Roddick terjatuh saat bertanding menghadapi petenis Serbia, Janko Tipsarevic, pada pertandingan putaran pertama Turnamen Tenis Wimbledon, Inggris, Rabu (28/6). Roddick mesti bermain selama tiga jam lebih untuk meraih kemenangan dengan skor 6-7(5), 6-4, 7-6(6), 6-2. [AP/Alastair Grant]

[WIMBLEDON] Petenis lokal Tim Henman yang sebelumnya yakin bisa menghentikan keperkasaan juara bertahan turnamen tenis grand slam Wimbledon Roger Federer, ternyata tidak mampu berbuat banyak. Sesumbar Henman untuk mengalahkan petenis yang tidak pernah kalah di 41 pertandingan lapangan rumput itu tidak terwujud.
Dalam pertandingan babak kedua turnamen yang menyediakan hadiah total 10,3 juta Poundsterling tersebut, justru Federer yang menghentikan langkah petenis berumur 31 tahun itu dengan skor 6-4, 6-0, 6-2, Rabu (28/6) waktu setempat. Dengan tambahan satu kemenangan tersebut, berarti Federer telah menang secara berturut-turut di 42 pertandingan. "Saya senang karena tidak kehilangan set. Itu merupakan pertandingan yang hebat dan saya sangat senang dengan hasilnya," kata Federer.
Atas kemenangan tersebut, petenis asal Swiss tersebut memperkecil selisih rekor pertemuan. Hingga pertemuan ke-11 antara kedua petenis, Henman masih unggul 6-5.
Di pertandingan lainnya, unggulan keempat, David Nalbandian dari Argentina juga melaju ke babak ketiga setelah menundukkan petenis, Prancis Arnaud Clement 6-4, 6-4, 6-3. Langkah Nalbandian diikuti unggulan kelima asal Kroasia, Ivan Ljubicic. Namun, bila Nalbandian bertarung dalam tiga set, Ljubicic harus mengakhiri perlawanan Feliciano Lopez dari Argentina dalam pertandingan yang sangat melelahkan, lima set, 6-3, 6-4, 5-7, 3-6, 11-9.
Masih di pertandingan babak pertama, unggulan ketiga Andy Roddick dari AS harus berjuang selama tiga jam lebih untuk mengatasi petenis Serbia, Janko Tipsarevic. Roddick menang 6-7 (5), 6-4, 7-6 (6), 6-2.
39 Menit
Di bagian putri, unggulan teratas Amelie Mauresmo mengawali kampanyenya di turnamen tenis grand slam klasik tersebut dengan gemilang. Di babak pertama, petenis asal Prancis tersebut menyingkirkan petenis Kroasia Ivana Abramovic 6-0, 6-0 dalam pertandingan yang hanya berlangsung 39 menit.
Mauresmo, yang selalu menjadi semifinalis di Wimbledon dalam tiga tahun terakhir, rupanya masih terlalu tangguh bagi petenis berperingkat 192 tersebut. Pertandingan berjalan sangat singkat. Dan itu tentu menguntungkan bagi petenis nomor satu dunia tersebut sehingga bisa istirahat lebih lama untuk menghadapi partai berikutnya, yakni melawan petenis Australia, Samantha Stosur.
Unggulan kedua Kim Clijsters dari Belgia juga melaju ke babak ketiga setelah menang WO atas petenis Ukraina Viktoria Kutuzova, yang mundur karena terserang virus. Petenis yang sangat berambisi mendapatkan gelar di Wimbledon, Justine Henin-Hardenne (Belgia) menang 6-1, 6-2 atas Ekaterina Bychkova asal Rusia. Kemenangan juga digapai unggulan ketujuh Elena Dementieva dari Rusia yang menundukkan perlawanan Sania Mirza (India) 7-6 (5), 7-5.
Mantan petenis nomor satu dunia yang diunggulkan di tempat ke-12 Martina Hingis masih terlalu tangguh bagi petenis Italia Tathiana Garbin. Juara Wimbledon 1997 asal Swiss ini menang 6-1, 6-2. Selanjutnya, Hingis akan bertemu petenis dari Jepang Ai Sugiyama di babak ketiga. [AP/W-11]