SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 5 Februari 2012
Pencarian Arsip

Aroma Suap Gedung Baru
Selasa, 21 September 2010 | 14:48

Sikap ngotot Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR untuk terus mendorong pembangunan gedung baru DPR yang bernilai Rp 1,6 triliun, banyak mengundang tanda tanya, tidak saja dari kalangan luar tapi juga di internal DPR. Tidak sedikit yang memastikan bahwa “ada udang” di balik sikap tersebut.

Informasi yang diperoleh SP menyebutkan, sejumlah oknum di Setjen diduga telah menerima dana yang totalnya mencapai sekitar Rp 100 miliar terkait proyek pembangunan gedung baru tersebut. Dana itu disetor oleh para kontraktor yang dijanjikan bakal mendapat jatah kue proyek pembangunan gedung. Dana itu semacam uang muka dari para kontraktor kepada oknum-oknum yang terlibat dalam pengambilan keputusan di Setjen DPR.

“Dugaan penerimaan dana itu memang sulit dilacak, tetapi ada aliran dana kepada para pejabat tersebut. Kalau KPK berani coba saja lacak, pasti akan ketahuan siapa yang menerima,” ungkap sebuah sumber di Jakarta, Jumat (17/9).

Ia mengemukakan, ada banyak kontraktor yang bermain dalam pembangunan gedung tersebut. Tiap kontraktor berusaha untuk meloloskan usulannya. Supaya lolos, maka mau tidak mau mereka harus memberi jatah kepada para oknum pejabat di Setjen. “Ada lebih dari 10 orang yang menerima uang haram tersebut. Tiap orang mendapat jatah antara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar,” tandasnya. [R-14/J11]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN