SUARA PEMBARUAN DAILY

Pengangkutan Sampah dari Bandung Tak Sesuai Target

[BANDUNG] Tumpukan sampah di Kota Bandung tidak mungkin terangkut seluruhnya dalam sisa waktu dua minggu dari batas waktu tiga minggu yang diminta pemerintah pusat. Dalam empat hari pengangkutan ke dua tempat pembuangan akhir (TPA) sementara sejak Jumat (26/5), PD Kebersihan Kota Bandung baru berhasil membersihkan tumpukan sampah di 16 dari 189 tempat pembuangan sementara (TPS).

"Saat ini pengangkutan menggunakan 70 truk sampah sedangkan untuk membersihkan sampah dalam waktu 21 hari itu dibutuhkan sekitar 700 truk per hari," ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Bandung, Tjetje Subrata, di Bandung, Senin (29/5).

Meski sudah meminta bantuan 60 perusahaan di Bandung untuk mengirimkan truk guna mengangkut sampah, Tjetje mengaku hanya 20 perusahaan yang merespons dengan mengirim truk, sopir, dan biaya BBM. Dengan truk yang ada, pihaknya memprioritaskan pengangkutan sampah dari tempat pembuangan sampah (TPS) sementara yang berada di dekat area sekolah dan perumahan. "Tapi, TPS-TPS yang sudah bersih kembali ditumpuki sampah, karena masyarakat tetap menghasilkan sampah," imbuhnya.

Kurangnya armada pengangkut sampah ini diakui Direktur Utama PD Kebersihan Kota Bandung, Awan Gumelar. Sampai saat ini pihaknya masih menunggu bantuan tujuh truk kapsul pengangkut sampah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Nanti hari Rabu akan ada bantuan 15 truk dari Bank NISP.

"Jumlah yang sekarang ada masih kurang. Karena untuk dapat mengangkut sampah dalam masa darurat ini dibutuhkan setidaknya 411 truk lagi, itu kalau dalam sehari melakukan pengangkutan sebanyak tiga rit," ungkapnya.

Awan juga mengaku batasan maksimal pengangkutan sampah ke TPA sementara Cikubang hanya bisa dilakukan sebanyak 100 rit per hari. Waktu yang diperbolehkan hanya sampai pukul enam sore.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Sriyanto mengungkapkan, pengangkutan sampah dari Kota Bandung dan Kota Cimahi baru bisa dilakukan ke dua TPA darurat, yakni TPA Cikubang, Kampung Sasaksaat, Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat dan TPA Blok Gedig, Kampung Rajamandala, Desa Sarimukti, Kecamatan Cipatat, keduanya di Kabupaten Bandung.

Sampai kemarin, jumlah sampah yang sudah dibuang ke lokasi itu dari Kota Bandung mencapai 407 truk atau sekitar 4.070 meter kubik, 341 di antaranya ke TPA Cikubang dan 26 truk ke TPA Blok Gedig. Asumsi tersebut dihitung dengan kemampuan setiap truk mampu mengangkut 10 meter kubik sampah. [ADI/M-11]


Last modified: 30/5/06