Kepolisian Resor (Polres) Tangerang hingga Senin (8/5) masih terus memburu Sanip (20), pemuda stres yang mencangkul kepala ayahnya, Toing (54) hingga nyaris terbelah dua. Peristiwa yang mengenaskan itu terjadi di areal persawahan Kampung Sungai Tahang, RT 01/05, Desa Kosambi Barat, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Sabtu (6/5) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB. "Sanip hingga saat ini masih buronan petugas. Setelahmembunuh orang tua kandung sendiri dengan cara keji, pelaku langsung melarikan diri," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang, Ajun Komisaris Adex Yudiswan.
Menurut Adex, jajarannya telah membentuk tim untuk menangkap pelaku, yang kabar terakhir menyebutkan lari ke arah Jakarta Barat. Sanip diketahui memiliki kelainan jiwa dan dikhawatirkan akan menciderai orang lain.
Pembunuhan terhadap Toing terjadi bermula ketika Toing menyuruh Sanip pulang. Tetapi pelaku tidak peduli. Bahkan sesampai di tambak, Sanip mencangkuli sebagian lahan yang masih kosong. Karena didesak untuk pulang, Sanip marah. Ia langsung mengayunkan cangkul ke kepala Toing dari arah belakang. Toing yang mendapat serangan mendadak itu, tidak mampu melawan.
Kepalanya nyaris terbelah dua. Namun dia sempat berteriak minta tolong sebelum akhirnya tersungkur. Sanip langsung kabur. Sementara tetangga korban yang juga tengah bekerja di tambak, segera membawa korban ke RSU Tangerang. Namun karena kehabisan darah, Toing meninggal dalam perjalanan. [132]
Dalam rangka memperingati Hari Lupus Sedunia Tahun 2006, Yayasan Lupus Indonesia (YLI) akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan bertema "Kematian Dini Orang dengan Lupus (Odapus) Usia Muda," sejak bulan Maret - Juni 2006 di Jakarta dan sejumlah kota besar lainnya. Menurut Ketua YLI, Tiara Safitri, tujuan kegiatan itu untuk menyebarkan informasi mengenai penyakit lupus dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyakit ini. Pasalnya, jelas Tiara, berdasarkan data yang dikumpulkan YLI, ternyata masyarakat umumnya belum memahami fakta-fakta dasar mengenai penyakit lupus. Padahal dari tahun ke tahun angka kematian akibat penyakit ini terus meningkat.
Sementara itu, menurut dokter ahli penyakit dalam dan Konsultan Hematologi-Ankologi Medik, Prof dr Zubairi Djoerban, lupus merupakan penyakit kronis autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menjadi hiperaktif dan menyerang jaringan tubuh yang sehat. Hingga saat ini, dunia medis masih terus melakukan sejumlah penelitian mengenai penyebab timbulnya penyakit ini serta pengobatannya. "Gejala penyakit ini sangat bervariasi antara satu dengan yang lain, sehingga menyebabkan penyakit lupus sulit didiagnosa dan hingga saat ini belum ditemukan cara penyembuhan penyakit ini," tuturnya akhir pekan lalu. Tiara mengatakan, pada peringatan Hari Lupus Sedunia 2006 yang jatuh pada Rabu (10/5), YLI akan menyelenggarakan penyuluhan lupus ke beberapa sekolah menengah tingkat atas di lima wilayah Jakarta dan sekitarnya, sejak bulan Maret-Juni 2006.
Sebagai acara puncak, kata Tiara, YLI akan menyelenggarakan malam renungan "World Lupus Day Indonesia 2006", di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada 10 Mei dan di Monumen Perjuangan Dipati Ukur, Bandung mulai pukul 19.00 WIB. [Y-6]
Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta akan menyelenggarakan Gelar Properti REI DKI, antara lain menyelenggarakan Pameran Rumah Sederhana 2006 di Semanggi Expo Kawasan Niaga Terpadu (SCBD) Lot 8, tanggal 1-9 Juli mendatang. "Pameran tersebut diharapkan dapat menjadi ajang dan sarana promosi bagi para pengembang anggota REI DKI Jakarta," kata Ketua Umum DPD REI DKI, Tulus Santoso di Jakarta, Sabtu (6/5).
Pameran itu merupakan salah satu program kerja REI DKI Jakarta, yang kali ini memprioritaskan segmen rumah sederhana, sebagai upaya mengakomodasi kebutuhan anggotanya yang membangun rumah sederhana. "Mereka butuh promosi, karena selama ini belum dapat ikut dalam ajang pameran yang dilaksanakan," katanya. Persyaratan peserta, terdaftar sebagai anggota REI, pengembang perumahan sederhana/sangat sederhana/rumah sederhana sehat, rumah susun murah, atau rumah susun sederhana sewa. Harga jual yang dipamerkan maksimal Rp 200 juta/unit, perizinannya lengkap, dan tidak bermasalah.
Rangkaian pameran akan diisi dengan beberapa program, antara lain forum diskusi yang melibatkan industri terkait untuk mengetahui kondisi sektor properti terkini di wilayahnya. REI juga mengupayakan pertemuan langsung antara pengembang dengan perusahaan atau instansi pemerintah maupun berbagai pihak yang membutuhkan rumah. Penyelenggara pameran menyediakan program kunjungan ke lokasi perumahan serta door prize dan kegiatan lainnya. [PR/N-6]