[KOTA GAZA] Dua anggota faksi Fatah dan satu pejuang Hamas tewas, Senin (8/5) dini hari, setelah terjadi baku tembak di Gaza selatan. Demikian dikatakan sejumlah pihak keamanan Palestina.
Petugas kesehatan Palestina menyatakan, 10 anggota kelompok Fatah mengalami luka-luka ketika terjadi bentrokan di wilayah Bani Suheila, dekat Kota Khan Younis. Sejumlah pejabat Fatah mengatakan, lima anggota mereka ditangkap kelompok Hamas.
Penyerang Hamas dan Fatah sering baku tembak secara sporadis sejak Hamas mengambil alih pemerintahan Palestina menyusul kemenangan kelompok Hamas pada pemilu bulan Januari lalu.
Sementara itu, AFP melaporkan, Pemimpin Otoritas Palestina Mahmoud Abbas bertemu dengan Perdana Menteri Ismail Haniya, tokoh radikal dari kelompok Hamas, guna mendiskusikan mengenai krisis keuangan yang melanda Palestina. "Kami memiliki uang, namun masalahnya bagaimana uang itu bisa masuk ke wilayah Palestina," kata Abbas.
Rusia dilaporkan mengirimkan bantuan darurat sebesar US$ 10 juta. Bantuan keuangan ini sebagai bantuan kemanusiaan bagi Palestina. Ada sejumlah negara yang tengah menyusun proposal bantuan keuangan bagi Palestina. Kelompok ini dinamai kelompok empat.
Masing-masing adalah PBB, AS, Uni Eropa, dan Rusia. Dijadwalkan kelompok empat ini akan merundingkan proposal bantuan bagi Palestina, Selasa (9/5) besok. [AP/W-12]