SUARA PEMBARUAN DAILY

"Techno Pop" Jadi Pilihan Overload Romance

Kelompok musik Overload Romances. [Foto: Fadil Abas]

Nama band tersebut adalah Overload Romance, sebuah nama berbau asing. Tapi band yang lahir karena ketidaksengajaan proyek yang dikerjakan oleh dua sahabat, Zainal Arifin alias Arie dan Ansugi Aryanto yang akrab dipanggil Oggie (25), merupakan kelompok musik asli Indonesia. Keduanya kebetulan memiliki hobi yang sama, yakni musik dan bidang teknik audio. Kemudian hasil rekamannya diperdengarkan kepada teman-teman mereka.

Ternyata sejumlah teman merespons musik kedua sahabat itu. Mereka memberi pendapat dan komentar yang dominan, bahwa musik dan vokal yang direkam Arie dan Oggie berbeda dengan musik yang menjadi tren saat ini. Akhirnya mereka memutuskan untuk membentuk band sendiri. Masuknya Lucky Novaldi alias Kay (29) yang menempati posisi sebagai penabuh drum, dan satu-satunya gadis bernama Nurti Hartanti alias Uthey (25) yang menjadi pemetik bas. Maka terbentuklah band dimotori Aria yang juga tampil sebagai vokalis dan synthesizer programming.

Album perdana mereka mengusung lagu-lagu dengan musik techno pop yang dominan dipadu dengan nuansa "ngeband". Band baru dari anak-anak muda Bogor itu, menampilkan lirik-lirik romantis pada lagu Dance Will Drop dan Semua Tentangmu. Lagu-lagu yang cocok untuk menemani kesendirian pendengarnya saat meluncur dengan mobil. Sentuhan gitar akustik dan musik electone terasa sangat menghibur.

Para personil band itu sendiri terus tertantang untuk menampilkan musik yang berbeda dengan band lainnya, tetapi tetap bisa dinikmati oleh para pencintanya. "Kami ingin mengenalkan diri dengan kreasi musik yang diharapkan mendapat tempat di hati pendengar musik di Indonesia," kata Arie dengan tegas. [FA/B-8]


Last modified: 5/8/06