SUARA PEMBARUAN DAILY

Penggodokan Timnas Senior

Mulai Merdeka Games hingga Kejuaraan AFF

Andi Darussalam Tabusala [Pembaruan/Ferry Kodrat]

[JAKARTA] Pelatihan terpadu untuk tim nasional (timnas) sepakbola senior yang diproyeksikan menghadapi Piala Asia 2007 mendatang di Jakarta, sudah pasti digelar mulai awal Juli. Embrio timnas Piala Asia ini, akan diterjunkan lebih dulu ke Merdeka Games di Kuala Lumpur, pertengahan Agustus, dan kemudian menjalani latihan jangka panjang di Arab Saudi.

Sekembali dari Pelatnas jangka panjang di Arab Saudi, timnas senior ini kemudian diterjunkan kembali ke Kejuaraan AFF, yang menjadi pengganti Piala Tiger. Menurut rencana, di AFF Championship ini timnas Indonesia bergabung di babak penyisihan grup di Bangkok, Thailand.

"Kejuaraan AFF mungkin akan menjadi salah satu arena penyeleksian terakhir para pemain. Yang jelas, sekarang ini kita sedang buat surat permintaan untuk bisa berlatih di salah satu klub di Arab Saudi, rencananya dari September hingga Desember mendatang," ungkap Andi Darussalam Tabusala, manajer timnas senior persiapan Piala Asia 2007, kepada wartawan Senin (24/4) sore di Jakarta.

Dia menambahkan, "Sedianya kita juga akan tampil lebih dulu di turnamen Piala Kemerdekaan di Jakarta, tetapi saya belum tahu apa turnamen itu jadi digelar. Kalau Piala Kemerdekaan tidak jadi, kemungkinan besar kita hanya terjun di Merdeka Games di Kuala Lumpur. Setelah kembali ke Jakarta kita bersiap untuk Pelatnas jangka panjang di Arab Saudi. Sekarang Badan Tim Nasional (BTN) sedang membuat surat ke Jeddah.".

Menurut keterangan Direktur Promosi dan Pemasaran PSSI, Herman Chaniago, konsep Piala Kemerdekaan yang digagas tahun silam dan direncanakan akan digelar pertengahan Agustus mendatang dengan melibatkan sekitar delapan partisipan, sudah diserahkan ke BTN PSSI sehingga follow-up penyelenggaraan event sepenuhnya tergantung BTN.

"Kita hanya membuat konsep dan rencana penjualan konsep itu, tetapi bagaimana keputusannya tergantung BTN," ujar Herman.

Waktu Sempit

Dari penjelasan Ibnu Munzir, Direktur BTN PSSI yang dihubungi secara terpisah, Senin sore, kemungkinan besar ajang Piala Kemerdekaan tersebut tidak jadi digelar mengingat waktu persiapannya yang sempit. Ibnu Munzir juga mengingatkan, ajang Piala Kemerdekaan di Jakarta ini dipandang kurang efektif untuk dijadikan sebuah arena pemanasan, karena timnas senior sendiri baru terbentuk.

"Jadi sekarang ini beratlah untuk bisa menggelar Piala Kemerdekaan di Jakarta. Tetapi sudah pasti kalau timnas senior akan diterjunkan di Merdeka Games, Kuala Lumpur," tegas Ibnu Munzir, yang masih merangkap sebagai ketua bidang organisasi dan keanggotaan PSSI.

Andi Darussalam menjelaskan, ada atau tidaknya Piala Kemerdekaan di Jakarta, timnya akan berusaha keras melakukan persiapan awal pembentukan timnas senior dengan sebaik-baiknya. "Saat ini kita masih terus melakukan pendataan materi pemain untuk timnas senior tersebut," kata Salam, sapaan akrab mantan manajer tim Makassar Utama itu.

Menurut Salam, untuk tahap pertama kemungkinan besar akan direkrut sekitar 30 hingga 40 pemain, termasuk pemain dari tim-tim yang masuk ke babak delapan besar Liga Djarum 2006. Menurutnya, pemain terpilih dari klub peserta babak delapan besar masih bisa memperkuat timnya di pertarungan babak delapan besar Liga Djarum tersebut. "Mereka akan diberi kesempatan untuk tetap memperkuat klubnya di babak delapan besar itu," kata Salam.

Salam juga menjelaskan, manajemen timnas Piala Asia 2007 ini terdiri atas dirinya sebagai manajer tim, dibantu Basuri Bahreisy Gozali sebagai asisten manajer tim, serta Syamsudin Umar dan Jason Withe sebagai asisten pelatih. Jason Withe, tak lain putra dari pelatih kepala Peter Withe, dipercayakan menjadi pelatih fisik dan pelatih kiper.

Kepastian Jason Withe sebagai pelatih kiper ini sekaligus menepis kemungkinan posisi itu dipercayakan kepada Eddy Harto, yang sebelumnya pernah membantu Peter Withe di timnas Piala Tiger 2004. [F-4]


Last modified: 25/4/06