
Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari (kanan) didampingi Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, I Nyoman Kandun, menjawab pertanyaan dari pemimpin dan jajaran redaksi saat berkunjung ke "Suara Pembaruan", Rabu (5/4). [Pembaruan/Luther Ulag]
Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) memperingati ulang tahun ke-49 di Jakarta, Rabu (5/4). Ketua Umum GOPTKI Ris Progo Nurdjaman menyatakan peringatan ini sekaligus merupakan momentum untuk melakukan evaluasi dari dalam. "Di masa mendatang, dinamika pengaruh global yang demikian cepat dan kompleks akan menuntut suatu pengelolaan pendidikan anak usia dini (PAUD) yang semakin berkualitas. Dengan demikian, kita harus siap untuk melakukan perubahan dan perbaikan," katanya.
Bila selama ini GOPTKI berkonsentrasi pada anak usia 4-6 tahun saja, sekarang harus mulai menyelenggarakan PAUD mulai usia tiga tahun.
Dalam kesempatan tersebut Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Depdiknas Fasli Jalal yang mewakili Mendiknas menyambut positif keberadaan GOPTKI sebagai salah satu bagian penting pelaksanaan PAUD di Indonesia.
[A-22]
Selama 2005, ditemukan 1.261 penderita tuberkulosis (TB) di Provinsi Bengkulu. Para penderita tersebar di 10 kabupaten/kota. Hal tersebut terungkap dalam seminar yang digelar Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Selasa (4/4).
Kepala Subdin Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Amin Kurnia SKM kepada wartawan mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menekan jumlah penderita. Upaya itu, antara lain membentuk kader peduli tuberkulosis di desa-desa, mengintensifkan pelayanan rumah sakit, dan menjalin kerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM), tokoh masyarakat, dan kader PKK di setiap daerah.[143]