SUARA PEMBARUAN DAILY

Puluhan Buruh Keracunan Seusai Santap Siang

BANDUNG - Hingga Kamis (30/3), Dewi Nurjuwita Sari (22) masih menjalani perawatan di instalasi rawat inap Tulip C AMC Hospital, Cileunyi, Kabupaten Bandung karena diduga mengalami keracunan makanan. Sebelumnya, Dewi beserta 45 orang buruh pabrik tekstil PT STG terpaksa dilarikan ke ruang gawat darurat rumah sakit tersebut.

Enam orang di antaranya harus menjalani rawat inap untuk dapat memulihkan kondisinya. Peristiwa ini terjadi Rabu (29/3), sekitar pukul tiga sore usai para buruh menyantap makan siang yang disediakan oleh perusahaanya.

Menurut Dewi, kejadian itu bermula saat 2.000 buruh pabrik tempatnya bekerja bersama-sama menyantap makan siang yang disediakan perusahaan.

Saat itu, Dewi menceritakan ia menyantap menu nasi, soto ayam dan tahu.

"Tidak ada rasa aneh dalam makanan itu, tapi dua jam kemudian baru ada gejala aneh di perut. Sekitar pukul tiga sore ketika sedang menjahit, para buruh mulai merasa mual dan pusing-pusing, lalu banyak yang pingsan," ujar Dewi di rumah sakit tersebut, Kamis (30/3).

Selain rasa mual dan pusing, banyak dari rekan-rekannya yang berteriak histeris seperti kesurupan. Dijelaskan, setelah berjatuhannya puluhan buruh tersebut, pihak perusahaan langsung mengantar mereka ke AMC Hospital.

"Biayanya ditanggung semua oleh perusahaan," tambah dia.

Pihak rumah sakit sendiri menjelaskan dari gejala yang dialami oleh para buruh, dideteksi bahwa mereka menunjukkan adanya kemungkinan keracunan mulai stadium ringan hingga berat.

Dr Mochamad Rizki M, salah seorang dokter yang menangani kasus ini menjelaskan berdasarkan observasi yang dilakukan, penyebab dari keracunan ini diakibatkan oleh makanan yang disantap para buruh saat makan siang. (ADI/M-11)


Last modified: 31/3/06