
Istimewa
BAHAS KERJA SAMA EKONOMI - Dubes Indonesia untuk Tanzania, Trijono Marjono (kiri) berbincang dengan Presiden Zanzibar, Amani Abeid Karume, di Zanzibar, pekan lalu, tentang prospektif kerja sama ekonomi kedua negara.
DUTA Besar Indonesia untuk Tanzania, Trijono Marjono melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Zanzibar, Amani Abeid Karume, di Zanzibar, pekan lalu. Zanzibar adalah bagian dari Republik Persatuan Tanzania yang bergabung tahun 1964. Walau menjadi bagian Tanzania, Zanzibar memiliki presiden sendiri, tetapi tidak punya menteri luar negeri dan menteri pertahanan.
Kepala Bidang Politik KBRI Tanzania, Diar Nurbintoro dalam surat elektroniknya kepada Pembaruan, Kamis (30/3), mengatakan, kedua pejabat membahas kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi antara Indonesia- Zanzibar.
Sampai 1980-an, Zanzibar adalah penghasil cengkih dengan ekspor terbesar ke Indonesia, namun menurun drastis setelah Indonesia mampu menghasilkan cengkih sendiri. Dampak dari penurunan drastis tersebut, Presiden Zanzibar mendiversifikasi tanaman perkebunan dan meningkatkan teknologi pertanian agar sama dengan Indonesia. (L-8)