Penjarahan hutan masih terus terjadi di kawasan Jawa Barat selatan. Penjarahan dilakukan oleh kelompok tertentu di hutan produktif milik negara dan juga di hutan non produktif. Wakil Gubernur Jawa Barat Nu'man A. Hakim mengemukakan hasil pengamatannya dalam pertemuan dengan Komisi I dan Komisi IV DPR di Gedung Sate Bandung, Senin (27/3).
Menurutnya, sekitar 500 hektare lahan di Jawa Barat dijarah oleh komunitas tertentu yang memanfaatkan reformasi. Penjarahan terjadi di Sukabumi, Garut serta Cianjur. Secara keseluruhan ada seluas 600 ribu lahan dan hutan yang rusak akibat dijarah.
Akibat penjarahan tersebut terjadi kerusakan lingkungan yang parah di kawasan Gunung Wayang dan Gunung Geulis. Khusus Gunung Geulis kerusakan hutan di kawasan tersebut mengancam pasokan air ke Waduk Jatiluhur. Selama ini hutan di kawasan Gunung Geulis merupakan daerah resapan air. (ADI/Y-2)