SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 10 Februari 2012
Pencarian Arsip

Kejar Tayang ala DPR
Selasa, 21 September 2010 | 14:39

Plesiran para anggota Komisi X DPR ke luar negeri dengan alasan studi banding pembuatan RUU, tak lain karena ingin menghabiskan jatah anggaran penyusunan RUU yang mencapai Rp 1,7 miliar per RUU. Pada 2010 ini, target legislasi DPR sejumlah 70 RUU, di mana 36 di antaranya menjadi RUU inisiatif DPR. Berarti, ada Rp 61,2 miliar uang yang harus dihabiskan sampai akhir tahun. “Ini kesempatan emas para anggota dewan menghabiskan anggaran yang disediakan buat mereka,” ungkap sumber SP di Jakarta Minggu (19/9).

Karena itu, contohnya, walau arahnya tak jelas dan diprotes dari segala penjuru, jalan-jalan ke Afrika Selatan dengan dalih studi banding RUU Kepramukaan tetap saja didukung oleh Ketua DPR Marzuki Alie dan jajaran pimpinan dewan lainnya. “Mereka tahu studi banding itu tak ada gunanya bagi penyelesaian RUU tersebut, tapi ketimbang anggaran tidak terserap biarlah para anggota DPR yang terlibat dalam penyusunan RUU tersebut diberi bonus jalan-jalan. Dengan begitu, tahun depan tidak ada alasan untuk memangkas anggaran jalan-jalan DPR,” ungkapnya.

Sumber itu menambahkan, kalau jatah anggaran itu tidak terpakai maka akan hangus sia-sia dan kinerja DPR yang sudah amburadul makin anjlok karena tak mampu menyerap anggaran. “Ini mirip sinetron kejar tayang. Mutu belakangan, yang penting tampil,” katanya. [J-11]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN