SUARA PEMBARUAN DAILY

DPR Diminta Hentikan Kebijakan Pemerintah yang Sengsarakan Rakyat

MEDAN-Berbagai elemen mahasiswa yang mengatasnamakan Forum Rakyat Kampus (FORKAMP) menggelar aksi unjukrasa di halaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD), Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (25/11) meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta segera menghentikan berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai menyengsarakan rakyat termasuk menaikkan harga bakar minyak (BBM), 1 Oktober lalu.

Dalam aksi itu mahasiswa membawa berbagai macam spanduk yang tulisannya mengecam pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono -Wapres Jusuf Kalla ( SBY-JK) yang dinilai kurang berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Janji pemerintahan SBY-JK ketika menjelang Pemilihan PResiden (Pilpres) Tahun 2004 untuk membangun ketertinggalan bangsa Indonesia serta mensejahterakan dan memakmurkan rakyat ternyata hanya isapan jempol belaka. Kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM telah membuktikan bahwa SBY-JK masih dipengaruhi pihak asing," kata Kurnia Hidayat, Koordinator aksi FORKAMP dalam orasinya.

Ia juga menyayangkan sikap DPR yang menyetujui usulan kenaikan BBM tersebut.

"Kami juga heran dengan sikap anggota DPR sebagai wakil rakyat serta memiliki fungsi kontrol untuk pemerintah, justru menyetujui usulan kenaikan BBM tersebut. Yang lebih menyakitkan hati rakyat, DPR justru menikmati tunjangan sangat besar setiap bulan pasca kenaikan BBM tersebut. Hasilnya, unjuk kekuatan antar kedua lembaga negara itu berakhir pada penderitaan rakyat Indonesia," kata Kurnia Hidayat. (151)


Last modified: 26/11/05