JAKARTA - Arena Rapat Pimpinan (Rapim) Partai Golkar dimanfaatkan pula oleh Gubernur terpilih Lampung, Alzier Thabranie menggalang dukungan. Sebanyak 18 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar turun tangan menyelesaikan kasus yang menimpa Ketua DPD Golkar Lampung itu.
Ketua DPD Golkar DI Yogyakarta, Gandung Pardiman kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/11) menyebutkan DPD Partai Golkar yang memberikan dukungan kepada Alzier Dianis Thabrani adalah DPD Golkar Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Bali, Papua dan Lampung sendiri.
Sebanyak 18 DPD Golkar itu mendesak DPP Partai Golkar untuk turun tangan menyelesaikan konflik Lampung. Menurut mereka, tidak akurnya hubungan antara gubernur dan DPRD Lampung hanya bisa diselesaikan dengan menggusur Gubernur Lampung Sjahroedin ZP, lalu melantik Alzier Dianis Thabaranie yang terpilih secara demokratis.
Gandung berharap DPP Partai Golkar sepenuh hati memberikan desakan kepada pemerintah, agar Lampung terhindar dari ancaman konflik horisontal. ''Apalagi yang semestinya duduk sebagai Gubernur Lampung adalah Ketua DPD Golkar Lampung, saudara Alzier, wajib hukumnya bagi DPP Partai Golkar untuk berjuang all out,'' tandasnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Priyo Budi Santoso menyatakan menghargai adanya aspirasi yang diungkapkan beberapa DPD Partai Golkar itu. Ditegaskan, sikap DPP Golkar sudah jelas akan memberikan dukungan kepada penyelesaian masalah Lampung. ''Apalagi, sebagai Wakil Ketua Komisi II, berkali-kali saya menghimbau Mendagri untuk menyelesaikan kasus Lampung,'' ujarnya. (M-15/Y-3)