SUARA PEMBARUAN DAILY

Banyak Proyek Fisik Tertunda

Pemprov DKI Percepat Pengucuran Anggaran

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai 2006 akan mempercepat proses penetapan dan pengucuran anggaran guna kelancaran proyek daerah. Pasalnya di tahun ini, sejumlah proyek tertunda penyelesaiannya akibat keterlambatan pengucuran anggaran.

"Tahun depan, kami harapkan anggaran sudah bisa dikucurkan Februari 2005 atau paling lambat Maret 2005," kata Sekretaris Daerah Pemprov DKI, Ritola Tasmaya, baru-baru ini.

Menurut dia, akibat keterlambatan pengucuran anggaran, sejumlah proyek pembangunan fisik tahun ini, akhirnya tertunda. Penyebabnya, perubahan sistem keuangan dan mekanisme penetapan dan pemeriksaan anggaran yang berjalan lambat.

Ritola menjelaskan, biasanya jarak waktu yang dibutuhkan sejak penetapan hingga pengucuran anggaran, sekitar empat bulan, atau setiap April tahun berjalan. Namun di tahun ini, penetapan anggaran baru dilakukan pada Januari 2005.

Setelah melalui pemeriksaan di Departemen Dalam Negeri (Depdagri), pemberian surat keterangan otorisasi (SKO) baru dilakukan pada Maret 2005. Akibatnya, anggaran untuk sejumlah proyek baru dikucurkan mulai Juni 2005.

"Ada yang proses lelangnya bisa cepat selesai dan proyek dijalankan Juli 2005. Tapi ada juga yang baru mulai dibangun pada Oktober 2005," ujar Ritola.

Akibat keterlambatan tersebut, hingga Oktober 2005, pembangunan yang terealisasi baru 58,27 persen atau Rp 8,28 triliun dari rencana belanja daerah yang diproyeksikan mencapai Rp 14,21 triliun. Itu berarti, masih tersisa anggaran sekitar Rp 6 triliun yang harus dihabiskan hingga Desember 2005. (J-9)


Last modified: 26/11/05