SUARA PEMBARUAN DAILY

Presiden Yudhoyono: Perlu 15 Tahun Bersihkan Indonesia Dari Korupsi

BUSAN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, Indonesia memerlukan waktu sekitar 15 tahun untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang benar-benar bersih dari praktek korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden di hadapan sekitar 500 warga masyarakat Indonesia di kantor Konsul Kehormatan RI di Busan, Pertemuan tersebut diikuti oleh Menlu Hassan Wirajuda, Menteri Perdagangan Mari E Pangestu, Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Ketua Umum Kadin MS Hidayat.

Presiden mengatakan, saat ini pemerintah benar-benar serius dalam memberantas praktek-praktek korupsi dan sudah banyak para pejabat seperti gubernur, bupati, maupun wali kota, dan anggota DPR yang diperiksa sehubungan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

"Pemberantasan korupsi, meski baru langkah awal, tapi sudah memperlihatkan hasil dan telah diusut sekitar 78 persen," kata Presiden yang mengenakan jas warna hitam dengan dasi warna merah.

Presiden mencontohkan, Hong Kong dulunya juga menghadapi masalah korupsi dan memerlukan waktu sekitar 12 tahun untuk membersihkan diri dari praktek yang merugikan negara itu.

"Saya akan kirim orang untuk ke Hong Kong guna mempelajari cara mereka memberantas korupsi," katanya.

Seorang warga sempat menyarankan kepada Presiden agar pemerintah memberlakukan wajib militer (wamil) untuk meningkatkan disiplin masyarakat yang akhir-akhir ini dirasakan makin berkurang. (Ant/M-6)


Last modified: 21/11/05