
Vladimir Putin
ERKEMBANGAN dan kemajuan kawasan Asia-Pasifik, yang menurut para ahli merupakan pusat kekuatan politik dan ekonomi dunia, memang benar-benar menakjubkan. Cukup beralasan kalau kita sering dengar orang mengatakan bahwa keajaiban ekonomi tengah tumbuh berkembang di kawasan ini.
Namun, saya lebih suka bersikap pragmatis dalam menanggapi hal ini, karena kita semua masih mengharapkan akan terjadinya keajaiban tersebut. Yang jelas, kita semua menyaksikan hasil-hasil kerja berskala besar yang telah dilakukan oleh negara-negara Kawasan Asia-Pasific (APR) yang telah menghasilkan dua pertiga Produk Nasional Bruto (GNP) dan melimpahnya investasi di kawasan ini.
Rusia berupaya untuk dapat memberikan kontribusinya yang berarti bagi perkembangan ekonomi kawasan ini. Pertumbuhan rata-rata omzet penjualan barang-barang kami ke APR mencapai lebih dari 20 persen setahun.
Perdagangan Rusia dengan anggota-anggota APR lainnya juga cenderung meningkat. Langkah dan rencana Rusia tersebut sejalan dengan kenyataan bahwa Rusia merupakan bagian APR yang yang tak terpisahkan. Kawasan ini bukan hanya cepat pertumbuhan ekonominya, tetapi juga menerapkan proses globalisasi secara positif, melakukannya secara bertahap namun pasti dalam mengimbangi pertumbuhan ekonomi di berbagai belahan lain dunia.
Langkah positif lainnya yang diambil APR ialah menerapkan langkah-langkah integrasi dengan dinamis yang berpengaruh positif dalam pembentukan tatanan dunia baru yang lebih adil dan merata. Kemauan untuk memecahkan masalah-masalah regional secara kolektif serta kesediaan anggota-anggota APR untuk saling belajar dan bertukar pengalaman merupakan hal yang sangat penting dan berharga. Contohnya negara-negara Eropa yang telah mengambil jalan mereka masing-masing untuk saling menopang dan menjunjung solidaritas. Mereka kini menyadari bahwa integrasi yang dilandasi pemikiran yang cermat dan matang serta berdasar kepada kelembagaan dan mekanisme yang ada dapat secara efektif menjamin keamanan dan kemakmuran suatu negara.
APEC
Kami menyadari bahwa perkembangan Rusia dapat berhasil apabila kami ikut serta secara aktif dalam proses integrasi regional. Keterlibatan kami secara konstruktif dalam proses ini merupakan pilihan strategis kami dan merupakan tugas terpenting yang harus kami kerjakan dalam waktu dekat ini. Atas dasar pertimbangan inilah, maka Rusia ikut bergabung dalam forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) pada tahun 1998.
Bersama mitra-mitra lainnya dalam APEC, kami ikut merumuskan "aturan main" di bidang ekonomi kawasan ini. Yang lebih penting lagi ialah kami berpegang ke- pada asas musyawarah dan kerja sama sukarela (para mitra) telah terbukti sangat efektif.
Kini, sudah tiba saatnya untuk mengevaluasi hasil - hasil dan kemungkinan akan apa-apa yang sudah waktunya dicapai dari Sasaran Bogor, yakni program untuk menciptakan sebuah zona perdagangan bebas dan terbuka serta investasi di kawasan ini.
Yang saya ingin tekankan di sini, sasaran strategis yang dirumuskan di Bogor itulah justru yang penting, bukan detil-detilnya. Menurut hemat saya, APEC memiliki sesuatu yang dapat ditawarkan kepada dunia, karena semua anggota APEC, termasuk Rusia, telah memilih jalan menuju liberalisasi perdagangan dan investasi. Meskipun jarak yang ditempuh berbeda-beda, langkah tersebut cukup signifikan.
Mari kita renungkan kembali Sasaran Bogor yang telah disepakati 11 tahun yang lalu, pada saat APEC memusatkan perhatiannya kepada hal-hal yang "murni ekonomi". Pada waktu itu, siapa di antara kita yang dapat meramalkan akan adanya bahaya dan ancaman teroris?
Namun, setelah peristiwa tragis 11 September 2001 yang menimpa Amerika Serikat, tugas untuk memerangi terorisme dan melawan ancaman-ancaman lain terbentuk dengan sendirinya sebagai topik utama dalam agenda APEC.
Rusia memandang APEC sebagai sarana untuk memperkokoh front antiteroris, baik di tingkat regional maupun global. Saya sangat berbesar hati melihat mitra-mitra saya di APEC sependapat dengan pandangan ini.
Logislah kalau perhatian utama kita dewasa ini dipusatkan kepada usaha bersama untuk menghentikan mengalirnya bantuan finansial kepada organisasi-organisasi teroris. Namun, tindakan yang perlu dilakukan tidak sebatas itu saja.
Para pemimpin APEC telah menyatakan perlunya mengambil langkah bersama untuk mengikis sumber-sumber timbulnya teror serta mencegah berkembang biaknya kegiatan terorisme di kawasan ini.
Kerja sama yang aktif untuk melenyapkan keterbelakangan ekonomi, menumpas kejahatan terorganisasi, serta memerangi korupsi, pada gilirannya, dapat mengurangi timbulnya aksi teror.
Usaha APEC untuk mengembangluaskan dialog antarbudaya dan antarperadaban di kawasan ini akan dapat memainkan peran penting dalam melawan terorisme. Keberagaman budaya dan agama di kawasan ini sesungguhnya merupakan kelebihan unik kawasan ini.
Rusia yakin bahwa APEC mampu untuk lebih mendekatkan hubungan antar-rakyat dan bangsa dengan latar belakang yang berbeda-beda di kawasan Pasifik ini. Organisasi kita ini harus (APEC) harus menciptakan program-program yang melibatkan kebudayaan, media massa, dan berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.
Interaksi
Rusia ingin berinteraksi lebih jauh guna menjangkau seluruh spektrum sasaran kita bersama, termasuk jaminan bahwa semua anggota (APEC) memperoleh akses yang sama demi keuntungan globalisasi.
Contohnya, masalah mendesak tentang kesiapan menghadapi situasi darurat. Kita semua ingat dan berduka cita atas korban-korban bencana alam yang telah menimpa sejumlah negara di kawasan ini. Usaha bersama untuk menolong dan meringankan beban para korban masih terus berlanjut.
Namun, yang tidak kalah pentingnya ialah meningkatkan kerja sama untuk menciptakan sistem dan mekanisme peringatan dini terhadap bencana-bencana semacam itu. Saya yakin, APEC dapat berbuat banyak untuk hal ini. Rusia siap untuk memberikan kontribusinya untuk masalah ini.
Kami memiliki keahlian dan teknologi canggih untuk memprediksi kemungkinan adanya bencana alam, memantau lingkungan, mengembangkan sistem peringatan dini dan evakuasi orang-orang dari daerah yang ditimpa bencana. Kami setuju untuk mengembangkan kerja sama di bidang ini.
Sejak awal dari keikutsertaan kami di dalam APEC, Rusia telah mengutamakan kemampuan teknologinya, bukan saja di bidang industri, tetapi juga di bidang-bidang kedokteran dan biologi. APEC dapat berbangga atas perannya dalam menanggulangi wabah SARS (penyakit radang pernapasan).
Kini, tiba waktunya untuk menggunakan pengalaman tersebut untuk menanggulangi penyakit flu burung. Ini merupakan masalah kita bersama. Itu sebabnya kita harus tuntas melancarkan aksi pencegahan menyebarnya penyakit tersebut . Kalau tidak tuntas, maka wabah flu burung itu akan menjadi "ancaman maut" bagi umat manusia.
Yang saya maksudkan di sini, bukan sekadar pengalaman untuk melakukan tindakan karantina, tetapi upaya gabungan untuk mengembangkan dan memproduksi vaksin untuk melawan penyakit tersebut. Dan, Rusia memiliki pengalaman dan kemampuan yang luas dalam hal ini.
Kami juga bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab dalam masalah energi dan transportasi. Berkat letak geografis dan sumber kemampuan yang dimilikinya - bukan hanya bahan mentah saja tetapi juga teknologi dan ketrampilan - Rusia siap untuk memainkan peran penting dalam pembangunan sistem transpor baru dan desain energi di APR Tentu saja kami siap melakukan hal itu bersama-sama mitra kami, menggunakan potensi dan investasi mereka.
Sejak bergabung ke dalam APEC tujuh tahun yang lalu, Rusia paham betul akan potensinya sebagai daerah transit. Transportasi barang-barang melalui daerah kami terbukti lebih murah daripada kalau mengambil jalur perdagangan lain.
Yang saya maksudkan ialah arus kargo antara dua pusat ekonomi utama dunia, Pasifik dan Eropa. Kami sudah sangat berpengalaman dalam hal ini. Namun, suatu kerja sama internasional diperlukan untuk jangkauan wilayah yang lebih luas. APEC merupakan mekanisme yang tepat untuk kerja sama semacam itu.
Saya ambil sebuah contoh yang mungkin tidak banyak diketahui orang, yakni proyek jalur utama TransKorea. Proyek yang dimaksudkan untuk kelancaran pegiriman barang-barang dari (Korea) Selatan ke Korea Utara ini berjalan dengan baik.
Memang proyek ini tidak cepat selesai, karena lambatnya kemajuan yang terjadi di dalam perundingan "masalah nuklir Korea (Utara)". Keberadaan proyek semacam itu, yang membuat ongkos pengiriman barang antara Eropa dan Asia menjadi lebih murah, merupakan salah satu proyek Rusia, bersama-sama dengan mitra-mitranya yang tergabung dalam kelompok enam-negara perunding masalah Korea.
Proyek tersebut bertujuan untuk menciptakan zona kerja sama dan pembangunan yang damai di Semenanjung Korea. Setelah itu, kita semua, anggota-anggota APEC, akan bekerja sama secara aktif dalam melaksanakan berbagai proyek yang amat dibutuhkan di kawasan ini.
Saya menghimbau untuk memikirkan kemungkinan-kemungkinan besar yang mungkin timbul dan meraih kesempatan yang ada dari proyek-proyek transportasi yang kini tengah dalam pertimbangan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai.
Proyek-proyek ini membangun jalur transportasi yang menghubungkan jalur-jalur utama lainnya yang melintasi wilayah Asia Tengah yang sangat luas. Proyek-proyek tersebut juga memberikan prospek cerah untuk transit antara kawasan Pasifik dan Eropa yang serta merta akan memacu pembangunan daerah-daerah yang dilalui jalur transportasi tersebut
Usaha Kecil
Kita juga tidak boleh mengesampingkan kemungkinan bahwa APEC dapat bekerja sama dalam memberikan perlindungan atas hak cipta, mengembangkan usaha- usaha skala kecil dan menengah serta teknologi yang inovatif.
Bulan Agustus yang lalu, delegasi Rusia menghadiri pertemuan APEC yang membahas masalah usaha kecil dan menengah. Ini merupakan sinyal yang baik bagi beratus perusahaan kecil Rusia. Perusahaan-perusahaan kecil - di mana pun juga - merupakan soko guru ekonomi.
Keikutsertaan dalam APEC merupakan prioritas jangka panjang kebijakan-kebijakan politik luar negeri dan ekonomi Rusia dalam menyongsong APR.
Sasaran kami ialah untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan sosial negara kami, terutama untuk wilayah-wilayah Siberia dan Timur Jauh.
Untuk ini ada dua tugas utama yang harus dikerjakan. Kedua tugas tersebut saling berkaitan. Yang pertama ialah menerapkan standar umum dan pengalaman kolektif APEC di negara kami sesuai dengan kepentinagn nasional kebutuhan dan potensi kami.
Yang kedua ialah, melalui APEC, meningkatkan teknologi, desain, dan metodologi Rusia, termasuk produk-produk khusus seperti perlengkapan dan peralatan teknik.
Semua ini dapat dipakai untuk mencapai sasaran APEC. Selain itu masih ada potensi lainnya yang relevan di Rusia. Saya yakin bahwa adanya "invasi (barang-barang) Rusia" akan di sambut baik oleh mitra-mitra kami di APEC. *
Vladimir Putin adalah Presiden Federasi Rusia