
JAKARTA - Indonesia berharap tidak bertemu Filipina di babak awal laga taekwondo pada SEA Games XXIII, Manila, November 2005. Pasalnya, untuk memenuhi ambisinya menjadi juara umum SEA Games, dikhawatirkan tuan rumah Filipina akan menggunakan segala cara untuk mengalahkan para lawannya.
"Kita bukannya takut menghadapi Filipina. Tapi masalahnya, kita khawatir dikerjai wasit yang cenderung berpihak ke tuan rumah. Tapi jika memang harus bertemu dengan atlet Filipina di babak awal, atlet kita siap tampil all out, " ujar Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) Ade Lukman kepada Pembaruan di Jakarta, Jumat (11/11).
Menurut dia, agar tidak dikerjai wasit, para atlet taekwondo Indonesia tidak ada pilihan lain, kecuali harus menang dengan skor mutlak. Tentu saja, hal ini tidak mudah jika tidak ditopang stamina prima, mental yang tangguh serta strategi bertanding yang jitu.
Selain Filipina, lawan berat akan datang dari Vietnam dan Thailand." Vietnam yang menjadi pengumpul medali emas terbanyak di cabang taekwondo di SEA Games Vietnam 2003 lalu, memang diprediksikan bakal kembali merajai perolehan medali emas. Tapi, kita siap menjadi "kuda hitam" dan mencuri sejumlah medali emas di tengah dominasi mereka," paparnya.
Namun demikian dia tetap optimistis prestasi cabang taekwondo akan lebih baik pada SEA Games Filipina 2005 daripada SEA Games Vietnam 2003. Pada SEA Games Vietnam, Indonesia meraih dua emas, satu perak, dan enam perunggu (sembilan medali) serta menempati posisi keempat di bawah Vietnam, Filipina, dan Thailand. Medali emas diraih Derry Dharmansyah Maulana dan Sinta Berliana Heru.
Lebih lanjut Ade menjelaskan, ada enam atlet yang sangat diharapkan mampu menjadi finalis. Mereka adalah Juwana Wangsa Putri, Francisca Valentina, Rahadewi Neta, Basuki Nugroho, Derry Dharmansyah, dan Satriyo Rahadani.
Sementara itu, dari Hanoi dilaporkan bahwa Vietnam bertekad untuk mempertahankan supremasinya di cabang taekwondo pada SEA Games XXIII, Manila November 2005.
Kendati bakal mendapat perlawanan sengit dari tuan rumah Filipina dan Thailand, Vietnam optimistis bisa menyamai prestasi mereka di SEA Games Vietnam 2003 sebagai pengumpul medali emas terbanyak di cabang taekwondo. Saat itu, Vietnam yang diperkuat Nguyen Van Hung dan Huyen Dieu menyabet lima medali emas. (M-17)