SUARA PEMBARUAN DAILY

Masyarakat Pacitan Agar Waspadai Tamu Tidak Beridentitas

PACITAN - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Imam Utomo Suparno minta kepada masyarakat Pacitan agar lebih mewaspadai tamu yang tidak mempunyai identitas diri, guna menghindari terjadinya kasus baku tembak antara aparat Kepolisian dengan teroris sehingga menewaskan gembong teroris yang dicari-cari, Dr Azahari warga Malaysia di Kota Batu, Jatim.

Hal tersebut dikemukakan Gubernur, seusai shalat Jumat di Masjid Besar Desa Tegal Ombo, Kecamatan Tegal Ombo, Pacitan, Jumat (11/11). Menurut gubernur, biasanya mereka yang terlibat dalam jaringan terorisme, bersembunyi di daerah-daerah terpencil seperti Pacitan. Karena itu kepada masyarakat Pacitan diharapkan, agar lebih berhati-hati dan mewaspadai orang atau tamu yang masuk tanpa identitas.

''Masyarakat harus berani menanyakan identitas tamu, seandainya mereka tidak memiliki identitas, sebaiknya melaporkan ke pihak keamanan Negara,'' kata Imam Utomo.

Masyarakat Pacitan dan warga lainnya di Jatim, juga diminta berhati-hati terhadap ajakan orang lain, yang tidak masuk akal. Dicontohkannya seperti aliran sesat. Sekarang sudah banyak bermunculan di masyarakat. Kalau tidak waspada maka warga setempat bisa terjerumus. Langkah yang lebih aman adalah, hendaknya masyarakat meningkatkan pamswakarsa di daerahnya masing-masing.

Kepada aparat Kepolisian mantan Panglima Daerah (Pangdam) V Brawijaya, Jatim ini menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilannya menangkap gembong teroris asal Malaysia ini. Kunjungan gubernur di Pacitan, untuk melihat secara langsung persiapan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati daerah ini yang dijadwalkan 21 Desember mendatang.

Dalam kesempatan tersebut gubernur memberi bantuan kepada takmis (pengurus) Masjid Besar di Desa Tegal Ombo. (080)


Last modified: 12/11/05