SUARA PEMBARUAN DAILY

Jam Terbang Pemain Voli Pantai di Tur Dunia Masih Kurang

JAKARTA - Kegagalan tim bola voli pantai Indonesia yang tengah dipersiapkan ke SEA Games XXIII/2005 Filipina, lebih banyak disebabkan kurangnya jam terbang di Tur Dunia. Selama ini, tim Indonesia, Agus Salim/Koko Prasetyo dan Andi Ardiansyah/Supriadi hanya bergulat di tingkat Asia yang persaingannya jauh di bawah Tur Dunia.

Agus Salim/Koko Prasetyo dan Andi Ardiansyah/Supriyadi langsung tersingkir di putaran pertama babak kualifikasi seri Tur Dunia di Salvador, Brasil, Rabu (19/10). Agus/Koko menyerah di tangan tim Jepang Asahi/Watanabe 1-2 (21-19, 15-21, 15-13) sedangkan Andi/Supriyadi harus mengakui keunggulan tim dari Austria Gosch/Strauss 1-2 (10-21, 21-14, 8-15).

"Ini baru pertama kali terjun di Tur Dunia. Mereka tidak mengetahui peta kekuatan di dunia, mereka masih menjajaki. Kekalahan mereka juga tidak telak, rubber set," kata pelatih kepala Pelatnas SEA Games Slamet Mulyanto.

Menurut Slamet, para pemain tidak terbiasa dengan perjalanan yang jauh. Selama ini, paling jauh hanya ke Eropa, yang hanya membutuhkan waktu belasan jam. Setelah tampil di Brasil, kedua pasangan itu akan langsung terbang ke Acapulco, Meksiko untuk mengikuti seri berikutnya, pada 26-30 Oktober. Baik Brasil maupun Meksiko, keduanya sama-sama berhadiah total US$ 200.000.

Sementara itu, dua pemain putri bola voli Yokbeth Manisala Kapasiang dan Devota Saveriana Rahawarin kembali ke Pelatnas SEA Games XXIII/2005 Filipina, setelah dua pekan lebih mengikuti pendidikan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) di Lembang, Jawa Barat. Yokbeth merupakan pemain bola voli indoor sedangkan Devota merupakan pemain voli pantai.

Kedua pemain dari Papua yang dalam beberapa tahun terakhir ini membela klub asal Yogyakarta, Yuso ini kembali berlatih dengan rekan-rekannya Rabu (19/10).

Menurut Slamet Mulyanto, hilangnya satu pemain di voli pantai akan dapat mengganggu jalannya program latihan karena voli pantai cuma dua pemain. Pekan lalu, voli pantai bahkan kehilangan dua pemain sekaligus setelah Ike Prasetyowati sakit perut. Ike, pemain muda ini merupakan pasangan Iim Mukadimah sedangkan Yokbeth berpasangan dengan Ni Putu Timy Yudhani Rahayu.

Ike sendiri sudah melakukan latihan rutin mulai Senin pekan ini. Dia tidak bisa menjalankan program latihan selama sekitar 10 hari karena sakit. Dia bahkan dirawat di rumah sakit.

Tim voli pantai akan berangkat mengikuti turnamen di Malaysia pada 8 November mendatang. Setelah itu, Pelatnas akan mengevaluasi penampilan mereka selama mengikuti turnamen tersebut. Tim akan berangkat ke SEA Games pada 24 November. (W-11)


Last modified: 21/10/05