SUARA PEMBARUAN DAILY

Omnico Keluar dari Proyek Monorel

JAKARTA - Omnico Singapore Pte Ltd (Omnico) kemungkinan keluar dari PT Jakarta Monorel (PT JM). Pasalnya, PT JM telah menggandeng investor asing yang akan membiayai proyek kereta rel tunggal (monorel) di ibu kota.

Omnico adalah investor asing yang memegang 45 persen saham di PT JM. Omnico bersama-sama dengan PT Indonesia Transit Central (ITC), pemegang 55 persen saham PT JM, dipercaya Pemprov DKI menjadi pengelola proyek monorel.

"Hari ini (Kamis, 20/10), PT Jakarta Monorel lapor ke saya bahwa mereka akan menandatangani perjanjian kerja sama dengan investor asing akhir bulan ini. Investor asingnya baru. Sepertinya Omnico tidak lagi terlibat," kata Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (20/10).

Menurut dia, kerja sama PT JM dengan investor asing itu, untuk pembiayaan proyek monorel. PT JM juga berjanji dapat menyelesaikan financial closing sesuai kesepakatan dengan Pemprov DKI pada akhir November 2005.

Financial closing merupakan dokumen yang dapat menjamin kepastian PT JM mampu menjalankan proyek monorel. Dengan financial closing, dapat diketahui pihak mana saja yang terlibat dan kemampuan mereka dalam membiayai proyek tersebut.

Sutiyoso mengatakan, dengan selesainya financial closing, pihaknya optimistis proyek monorel dapat dijalankan secara keseluruhan dan selesai sesuai target pada 2007.

"Mereka (PT JM, Red) janji akan ngebut. Kalau financial closing sudah selesai, mereka akan kerja siang malam untuk wujudkan proyek ini (monorel, Red)" ujar Sutiyoso.

Secara terpisah, Direktur Operasional PT Jakarta Monorel, Sukmawaty Syukur, membantah isu keluarnya Omnico dari PT JM. Namun dia mengakui sudah ada investor asing yang berminat masuk dan membiayai proyek monorel.

"Kalau Omnico tidak mau meningkatkan modalnya, kepemilikan mereka di PT JM akan terdilusi (berkurang, Red). Tapi memang sudah ada investor lain yang berminat," kata Sukmawaty. (J-9)


Last modified: 21/10/05