SUARA PEMBARUAN DAILY

Mawar dan Melati dalam Sinetron

TERSEBUTLAH pasangan muda, Melisa (Dina Lorenza) dan Rudi (Ponco Buwono), sangat mendambakan kehadiran seorang anak. Namun anak yang didambakan tak kunjung tiba. Lalu muncul tekanan demi tekanan. Mulai dari mertua Melisa, Ny Winda, dan kakak iparnya, Yolanda. Berbagai cara mereka lakukan , dari sekadar menyindir Melisa sebagai perempuan mandul, hingga saran kepada Rudi agar berselingkuh.

Sementara di sisi lain seorang ibu muda, Dania, harus mendekam di dalam penjara karena dituduh membunuh suaminya.. Dia terpaksa menitipkan anaknya pada Bik Sum, dukun beranak yang menolong persalinannya. Bik Sum akhirnya sengaja meninggalkan anak Dania yang bernama Melati di depan rumah Melisa, dengan harapan Melisa dan Rudi yang hidup berkecukupan menemukan Melati.

Benar saja. Tangisan Melati membuat Melisa jatu hati padanya. Dia berniat mengadopsi Melati. Ny Winda yang tak setuju dengan rencana Melisa langsung mengusir Melisa dan suaminya. Ny Winda juga mengambil seluruh fasilitas yang selama ini dinikmati oleh pasangan muda tersebut.

Kemelut rumah tangga pasangan Melisa dan Rudi ini diangkat oleh sutradara Peppi Piona dalam sinetron Mawar Melati yang ditayangkan TPI setiap Sabtu pukul 19.00 WIB. Sinetron yang berdurasi 60 menit ini juga didukung oleh Yati Surahman, Ida Kusumah, dan Kartika Pasha.

Selanjutnya, meski hidup dalam serba kekurangan, Melisa dan Rudi merasa bahagia. Mereka benar-benar hidup mandiri. Sampai pada suatu saat Melisa hamil. Namun cobaan lain muncul. Ketika Melisa melahirkan seorang bayi perempuan yang diberi nama Mawar, ternyata sang bayi menderita kelainan. Dia harus mendapat tranfusi darah setiap hari. (FA/B-8)


Last modified: 21/10/05