SUARA PEMBARUAN DAILY

Thierry Henry Luar Biasa

AP - Thierry Henry

PRAHA - "Return of the King" (Kembalinya Sang Raja), itulah kata yang pantas diberikan atas penampilan luar biasa yang diperlihatkan penyerang asal Prancis yang bermain di klub "The Gunner" Arsenal (Inggris), Thierry Henry.

Meskipun dia baru saja mengalami cedera serius pada otot pangkal pahanya dan membuat istirahat hampir sebulan lamanya, namun hal itu ternyata tidak mempengaruhi nalurinya dalam mencetak gol.

Terbukti, Henry berhasil membungkam puluhan ribu pendukung tim tuan rumah Sparta Prague dengan dua gol yang dia cetak pada menit ke-21 dan 74 pada pertandingan ketiga Liga Champions 2005/2006 Grup B di Stadion Letna, Praha, Republik Ceska, Selasa (18/10).

Kemenangan itu menegarkan posisi Arsenal di puncak klasemen sementara Grup B dengan nilai sempurna, sembilan. Posisi keduanya kini diambil alih oleh klub legendaris Belanda, Ajax Amsterdam dengan nilai empat.

Pada pertandingan yang sama Ajax mengalahkan tamunya FC Thun (Swiss) 2-0 di Stadion Amsterdam ArenA. Dua gol kemenangan Ajax juga berasal dari seorang pemain yaitu penyerang asal Yunani, Yannis Anatasiou pada menit ke-36 dan 55.

Kembali ke Stadion Letna, Henry dengan dua gol yang dicetaknya, pantas mendapat pujian bukan saja dari rekan-rekannya tetapi juga dari sang pelatih, Arsene Wenger. Dua gol tersebut telah menjadikan malam itu sebagai malam yang spesial bagi Henry.

Akan tetapi, ada yang lebih spesial adalah ketika dia mencatat rekor baru bagi klub dan dirinya sendiri. Dengan dua gol yang dicetaknya, Henry memecahkan rekor seniornya, Ian Wright dalam mencetak gol.

Wright yang berjaya di era 90-an mengoleksi 185 gol, sementara Henry dengan dua gol yang diciptakannya di gawang Sparta Praha membuat catatan golnya unggul tipis satu gol (186 gol).

Hal inilah yang menjadi perhatian tersendiri oleh Wenger, apalagi pemecah rekor Wright adalah pemain yang baru saja sembuh dari cedera panjang.

Wenger menambahkan bahwa masuknya Henry memiliki pengaruh yang luar biasa besar bagi tim. Menurutnya sosok Henry bisa menjadi tempat untuk menggantungkan harapan untuk Arsenal meraih hasil maksimal dalam setiap laga.

"Dia adalah pemain penting karena selalu memberi kita harapan untuk bisa mencetak gol dan kepercayaan seperti itu menyebar ke seluruh tim dan Anda semua bisa melihatnya di pertandingan tadi," ujar Wenger lagi. Namun, Wenger mengakui bahwa keputusannya memasukkan Henry di menit ke-15 sebenarnya di luar rencana. Tapi mau tidak mau dia harus melakukannya dan untungnya Henry menjawab kepercayaan Wenger tersebut dengan hasil yang sempurna.

Henry yang absen ketika tim "Les Bleus" Prancis meraih tiket ke putaran final Piala Dunia 2006 di Jerman, memang telah memberikan warna tersendiri bagi Arsenal. Masuknya dia di menit ke-15, menambah kekuatan klub asal London Utara tersebut. Hal ini diakui pelatih Sparta, Stanislav Griga.

Cedera yang dialami Jose Antonio Reyes pada menit ke-14 memberikan berkah bagi Arsenal. Sebab, pemain penggantinya yaitu Henry, justru mampu bermain di luar perkiraan, hingga mampu mencetak dua gol yang langsung mematahkan rekor milik Ian Wright.

Tragedi MU

Sayangnya, sukses yang digapai Arsenal tidak diikuti oleh wakil Inggris lainnya, Manchester United (MU). Bermain di kandangnya sendiri, Stadion Old Trafford, MU harus puas bermain imbang tanpa gol (0-0) melawan Lille (Prancis) dalam pertandingan Grup D.

Bukan hanya gagal menang, dalam pertandingan itu, MU juga mendapat "tamparan" lain dengan diusirnya pemain tengah andalan mereka, Paul Scholes pada menti ke-63. Pengawalan ketat yang dilakukan Lille terhadap penyerang Ruud van Nistelrooy benar-benar berhasil meredam serangan MU. Akibatnya, emosi pasukan MU terpancing dan bermain dengan permainan keras. Sialnya, Scholes yang ikut bermain keras, aksinya terlihat oleh wasit saat mengkasari pemain lawan. Aksi Scholes itulah yang membuat dia mendapat ganjaran kartu merah.

Pada pertandingan Grup D lainnya, tuan rumah Villarreal (Portugal) juga bermain imbang 1-1 dengan Benfica (Portugal). Villarreal unggul lebih dahulu lewat eksekusi penalti Juan Roman Requelme di menit ke-72. Namun keunggulan ini tidak bertahan lama, karena lima menit kemudian disamakan oleh Manuel Fernadez. (AP/Yahoo.com/F-4)


Last modified: 19/10/05