SUARA PEMBARUAN DAILY

Jakarta Jelang Pagi

"Tengah Malam hingga Dini Hari, Jalan Ini Milik Kami"

ADA pemandangan tak lazim yang dilakukan sejumlah anak-anak muda di Jl Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Minggu (16/10) dini hari lalu. Mereka asyik bermain bola memanfaatkan lajur sebelah kiri Jl Jatinegara Barat yang saat itu sepi tak dilalui kendaraan.

Uniknya, sebagian bermain bola dengan bertelanjang dada, meski udara dini hari itu sangat dingin. Kegiatan mereka pun berhenti saat waktu sahur tiba. Mereka pun bergegas pulang ke rumahnya masing-masing untuk menyantap hidangan sahur.

Menurut Eka, salah seorang remaja yang sempat ngobrol dengan Pembaruan, mereka hanya memanfaatkan malam minggu yang cerah sambil menunggu datang waktu sahur.

Sebelum bermain bola sejak malam menjelang mereka kongkow-kongkow di tepi jalan membicarakan beragam topik anak muda. Saat tengah malam tiba, mereka pun bergeser duduk-duduk selonjoran lajur sebelah kiri Jl Jatinegara.

Topik yang dibicarakan pun umumnya berkaitan dengan gosip anak muda ataupun memperbincangkan hasil pertandingan bola Liga-liga Eropa.

Menurut Rudi, anak-anak muda warga sekitar Jatinegara dan Kampung Melayu sering kali memanfaatkan jalan raya yang memang sepi di malam hari untuk duduk dan mengobrol ngalor ngidul. Ada kepuasaan tersendiri saat mereka berkumpul dan memanfaatkan badan jalan yang di siang hari sangat padat oleh kendaraan itu. "Sejak tengah malam hingga dini hari, jalan ini milik kami," katanya.

Mereka mengaku, badan jalan dimanfaatkan karena tidak adanya ruang terbuka bagi mereka untuk sekadar berkumpul dan ngobrol-ngobrol. Agaknya keluhan mereka itu menjadi keluhan umum warga Jakarta yang memimpikan banyak ruang-ruang publik di Ibukota.

Dengan banyaknya ruang publik di Ibukota, keakraban antarwarga pun bias terjalin sehingga sikap toleransi, tenggang rasa, dan saling bantu pun akan tumbuh.

Sayangnya, pemerintah tidak peduli akan kebutuhan semacam itu. Tengok saja, di sepanjang Jl Otista hingga Jatinegara terus ke Matraman, tak sedikit pun ruang publik yang tersisa.

Masih di Minggu (16/10) dini hari itu, sedikit bergeser ke Kawasan Matraman, beberapa anak muda memilih menyusuri jalan menggunakan kendaraan. Pintu belakang minibus yang mereka tumpangi dibuka penuh.

Dan mereka pun asyik duduk-duduk menghadap ke belakang sambil mengobrol. Seorang wanita muda, cantik, berambut panjang, terlihat asyik menikmati malam yang sepi di kawasan itu. Di kiri-kanan duduk mengapit dua rekan cowoknya asyik berbincang, sambil sesekali menggoda wanita ABG temannya tadi. (L-11)


Last modified: 19/10/05