SEJUMLAH atlet senior tenis meja nasional dijadwalkan bertemu sekaligus untuk mengadu nasibnya kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Selasa (4/10). Mereka akan menyampaikan aspirasinya yang terkait dengan keputusan Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) yang membatasi usia pemain yang bermain di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008 mendatang.
Mantan atlet nasional, Ismu Harinto yang bertindak sebagai juru bicara atlet senior, di Jakarta, Senin (3/10), mengatakan, keputusan PB yang disampaikan pada rapat kerja nasional empat bulan lalu tersebut bukanlah solusi bangkitnya kembali prestasi tenis meja nasional yang saat ini tengah terpuruk.
"Kenapa usia harus dibatasi? Kalau memang nanti pemain junior lebih baik dari senior, akan terlihat di PON siapa yang juara," katanya
Atlet-atlet senior yang dijadwalkan bertemu Menpora antara lain mereka yang pernah berjaya dan menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di SEA Games tahun 1990-an, Dedy Dacosta, Arkam, Rossi Pratiwi, Ling Ling Agustin, Ismu Harinto, dan lain-lain. (E-7)
DUA pebulutangkis eks Pelatnas PBSI, Budi Santoso dan Silvi Antarini menjadi yang terbaik pada Kejuaraan Nasional bulutangkis Kelompok Umur (KU) Piala Mentari Sinema III. Pada laga final tunggal putra dewasa Budi yang sudah merintis menjadi pelatih di klubnya Mutiara Bandung menaklukkan M Asykuru (Kabupaten Bogor) dengan dua set langsung 15-4, 15-9 di GOR Merdeka, Jalan A Yani Sukabumi, Sabtu (1/10).
Silvi Antarini (Jaya Raya Jakarta) hanya memerlukan waktu 27 menit untuk mengalahkan Anastasia Emaya (Mutiara Bandung) dengan 11-2, 11-0.
Di KU tunggal putra taruna (17 tahun), pebulutangkis asal klub Jaya Raya Jakarta, Ahmad Rivai mengalahkan Farhad (Surya Naga Gudang Garam Surabaya) dengan 15-12, 15-7. Di tunggal putri taruna, Bellaetrix Manuputi mengalahkan sesama pemain Jaya Raya Pia Zebadiah 11-6, 10-13, 13-11.
Ketua Umum PB Sinema H Damsyik Samsul Bachri mengatakan, secara kuantitas dan kualitas event yang sudah menjadi kalender resmi PB PBSI itu meningkat. (W-11)
JUARA AS Terbuka, Kim Clijsters memenangi gelar kedelapan tahun ini setelah melibas petenis Jerman, Anna-Lena Groenefeld 6-2, 6-4 dalam final Luxembourg Terbuka berhadiah US$ 585.000, Minggu (2/10).
Kemenangan itu sama dengan gelar terbaik sebelumnya selama satu musim kompetisi, yakni pada 2003 ketika dia meraih predikat petenis nomor satu dunia.
"Ini turnamen pertama yang saya pernah menangi (pada 1999). Sungguh manis rasanya, apalagi turnamen pertama saya setelah kemenangan AS Terbuka," kata petenis asal Belgia ini.
Sementara itu, petenis nomor satu dunia Roger Federer mempertahankan gelar Thailand Terbuka dengan kemenangan 6-3, 7-5 atas petenis muda Inggris Andy Murray. Dengan kemenangan tersebut, tahun ini Federer telah merebut 24 gelar jaura.
Murray (18) tampil dalam final ATP pertamanya. Keberhasilan mencapai final itu akan membawa dia ke peringkat 80 dunia, dari 109. Dari Ho Chi Minh City, Vietnam, petenis Swedia Jonas Bjorkman mengalahkan petenis Czeck, Radek Stepanek 6-3, 7-6 (4) untuk memenangi turnamen ATP berhadiah US$ 380.000, Minggu. (AP/W-11)