BANDUNG - Indonesia hanya mendapat satu gelar pada turnamen tenis Bakrie Satellite Circuit Seri III setelah harapan terakhir Elbert Sie gagal di final. Pemain muda kelahiran Bandung ini takluk dengan mudah di tangan Yuri Bezeruk 1-6, 3-6. Tuan rumah mendapat gelar lewat pasangan Suwandi/Bonit Wiryawan yang mengatasi pemain lokal lainnya, I Ketut Nesa Arta/Christhopher Rungkat.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Tenis Taman Maluku, Bandung, Minggu (2/10), Elbert terus mendapat tekanan dari petenis asal Australia yang bermain taktis tersebut.
"Saya kelelahan setelah bertanding sejak babak kualifikasi. Apalagi di semifinal saya main ketat dengan Bonit," kata Elbert yang mengaku agak kecewa tidak bisa mempersembahkan gelar.
Menurutnya, perjuangannya di Bandung sudah bagus karena berhasil melangkah ke final dari babak kualifikasi. Hasil luar biasa ini membuat dia mampu menempatkan diri ke tingkat master yang akan dilangsungkan di Klub Rasuna, Jakarta, mulai Selasa (4/10) hingga Minggu (09/10).
"Mudah-mudahan di master saya juga dapat membuat langkah yang bagus. Saya langsung berangkat ke Jakarta hari ini (Minggu)," ujar Elbert, yang mendapat US$ 560.
Bezeruk yang mendapat hadiah sebesar US$ 800 gembira merebut gelar karena ini merupakan sukses pertamanya di turnamen satelit di Indonesia. Keberhasilannya di Bandung ini akan dijadikan modal untuk menghadapi master. "Saya lagi lelah. Tapi saya bahagia sekali berhasil juara. Saya akan langsung menelepon keluarga saya untuk mengabarkan sukses ini," kata Bezeruk.
Duet pengalaman Suwandi/Bonit akhirnya merebut gelar setelah menundukkan Nesa/Christhopher 6-1, 6-4. Dengan keberhasilan ini maka Suwandi/Bonit akan menempati unggulan teratas di seri master.
"Saya dan Suwandi mengucapkan terima kasih kepada sponsor, grup Bakrie yang telah menyelenggarakan turnamen ini sehingga kami dan pemain Indonesia lainnya bisa mengenyam pertandingan internasional. Turnamen yang amat dibutuhkan untuk meningkatkan peringkat dunia masing-masing," ujar Bonit.
Bonit yang bersama Suwandi mendapat hadiah sebesar US$ 390 mengungkapkan, sejak awal dia memang konsentrasi di ganda. Penampilannya di tunggal untuk mendukung permainannya di ganda. (W-11)